Berita Pasangkayu
Anggaran Rp18 Miliar Dialihkan Refocusing Perbaikan Jalan ke Pasar Smart Pasangkayu Ditunda
Sejak awal memang sudah ada rencana perbaikan, tapi karena ada pemangkasan anggaran PUPR Pasangkayu terpaksa menunda
Penulis: Taufan | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Jalan-rusak-Pasangkayu.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Perbaikan jalan menuju Pasar Smart Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat terpaksa ditunda.
Kabid PUPR Pasangkayu, Sunar menjelaskan pihaknya sudah merencanakan perbaikan jalan rusak, khususnya di dalam kota Pasangkayu.
Namun, rencana tersebut terkendala oleh pemangkasan anggaran.
“Sejak awal memang sudah ada rencana perbaikan, tapi karena ada pemangkasan anggaran, kita terpaksa menunda. Mudah-mudahan ke depan bisa segera direalisasikan,” jelas Sunar.
Keterangan diperkuat Komisi II DPRD Pasangkayu.
Baca juga: Ketua DPRD Sebut Bupati Sutinah Janji Akan Usulkan Semua Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu
Baca juga: Solar di SPBU Polman Langka dan Cepat Habis, Puluhan Truk Terpaksa Parkir di Pinggir Jalan
Anggota komisi II, Amris Amir menyebutkan memang sudah disiapkan anggaran kurang lebih Rp18 miliar untuk penataan dan perbaikan kota Pasangkayu.
Namun, dana tersebut ikut terpangkas dalam kebijakan refocusing.
Jalan ini dikeluhkan warga karena kondisinya rusak parah.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Kamis (18/9/2025), terlihat aspal mengelupas dengan lubang menganga di beberapa titik, bahkan tergenang air hujan.
Kondisi ini membuat akses masyarakat, khususnya pedagang dan pembeli yang hendak ke pasar, menjadi tidak nyaman.
Selain membahayakan pengendara roda dua, jalan berlubang juga kerap menghambat arus lalu lintas karena pengguna jalan harus berhati-hati melewati genangan air.
Warni, salah satu warga yang setiap hari melintas ke pasar, mengeluhkan kerusakan jalan tersebut.
“Kalau hujan, air menggenang di lubang jalan, jadi sulit dilewati. Kami sudah sering berharap supaya segera diperbaiki, karena ini jalur utama ke pasar. Kasihan kalau ada ibu-ibu bawa belanjaan, bisa jatuh,” ujar Warni.
Kondisi ini bukan hanya merugikan warga sekitar, tapi juga pedagang dari luar daerah yang masuk ke Pasar Smart Pasangkayu.
Warga berharap pemerintah segera mencari solusi agar jalan menuju Pasar Smart Pasangkayu bisa segera diperbaiki, mengingat jalur ini merupakan salah satu akses vital masyarakat dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan
| BPBD Pasangkayu Siapkan Tangki Air Hadapi Ancaman Kekeringan Akibat El Nino |
|
|---|
| Sapi Liar di Pasangkayu Masih Jadi Keluhan Warga, Satpol PP Tunggu Respons Ombudsman |
|
|---|
| Pembangunan Jembatan Gantung di Tinapu Pasangkayu Dimulai, TNI Libatkan Banyak Pihak |
|
|---|
| Kapolres Pasangkayu Pastikan Tak Ada Penimbunan LPG 3 Kg, Masyarakat Diminta Tak Panik |
|
|---|
| BWS Sulawesi III Palu Janjikan Penanganan Abrasi Pantai Desa Pangiang Pasangkayu |
|
|---|