Sabtu, 23 Mei 2026

Hari HAM Sedunia

SEJARAH dan Makna Peringatan Hari Hak Asasi Manusia

DUHAM disusun sebagai respons atas pelanggaran kemanusiaan yang terjadi selama Perang Dunia II.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto SEJARAH dan Makna Peringatan Hari Hak Asasi Manusia
Tribun-Sulbar.com/Canva Ai
HAM - Ilustrasi peringatan hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-dunia pada 10 Desember 2025 

Ringkasan Berita:
  • Hari HAM diperingati setiap 10 Desember sejak PBB mengesahkan DUHAM pada 1948.
  • Aktivis menilai penegakan HAM di Indonesia merosot, termasuk masuknya militer ke ranah sipil dan kriminalisasi aktivis.
  • Akademisi Unsulbar soroti lemahnya implementasi kebijakan HAM dan dorong reformasi sektor keamanan.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Setiap tanggal 10 Desember, masyarakat dunia memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM).

Peringatan ini menjadi momentum untuk mengingat kembali pentingnya penghormatan terhadap martabat manusia tanpa membedakan suku, agama, ras, gender, maupun latar belakang sosial.

Sejarah Penetapan Hari HAM

Hari Hak Asasi Manusia ditetapkan berdasarkan keputusan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 10 Desember 1948.

Pada tanggal tersebut, PBB mengesahkan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) atau Universal Declaration of Human Rights (UDHR).

Baca juga: Catatan Kritis Jelang Hari Antikorupsi dan HAM: Independensi KPK Turun, HAM Merosot

DUHAM disusun sebagai respons atas pelanggaran kemanusiaan yang terjadi selama Perang Dunia II.

Dokumen ini memuat 30 pasal yang menegaskan hak-hak dasar manusia, termasuk hak hidup, kebebasan berpendapat, kebebasan beragama, hak mendapat pendidikan, dan perlindungan dari diskriminasi.

Sejak saat itu, 10 Desember ditetapkan sebagai Hari HAM sedunia dan diperingati oleh berbagai negara, termasuk Indonesia.

Tujuan dan Makna Peringatan Hari HAM

Peringatan Hari HAM memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:

Meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya menghormati hak-hak dasar manusia.

Mendorong pemerintah dan lembaga internasional untuk memperkuat kebijakan perlindungan HAM.

Mengajak masyarakat untuk terlibat dalam upaya pencegahan pelanggaran HAM.

Menghadirkan refleksi global, bahwa pemenuhan HAM merupakan tanggung jawab bersama.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved