Mamuju
Pukul Polisi saat Demo di BWS Sulbar, Pria di Mamuju Kabur Lewat Jendela dan Sembunyi di Hutan
Menurutnya, petugas sudah mengepung kediaman pelaku, namun AN bergerak lebih cepat memanfaatkan pintu
Penulis: Suandi | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/AKSI-UNJUK.jpg)
Ringkasan Berita:
- Polresta Mamuju memburu pria berinisial AN (36) yang diduga menganiaya anggota polisi saat pengamanan aksi unjuk rasa di depan Kantor BWS Sulawesi Barat.
- Saat hendak ditangkap, AN disebut kabur dengan melompat dari jendela dapur rumahnya lalu melarikan diri ke kawasan hutan dan perkebunan di belakang permukiman.
- Polisi telah menaikkan kasus ke tahap penyidikan dan mengimbau pelaku segera menyerahkan diri melalui pendekatan kepada pihak keluarga.
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju saat ini tengah memburu seorang pria berinisial AN (36), pelaku penganiayaan terhadap personel kepolisian saat unjuk rasa di depan Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi Barat, pada Selasa (2/6/2026).
AN, yang merupakan warga Desa Patidi, dilaporkan berhasil meloloskan diri dengan cara melompat melalui jendela dapur rumahnya dan kabur ke dalam hutan sesaat sebelum disergap oleh Tim Resmob Polresta Mamuju.
Kasi Humas Polresta Mamuju, IPTU Herman Basir, mengonfirmasi insiden pelarian tersebut.
Menurutnya, petugas sudah mengepung kediaman pelaku, namun AN bergerak lebih cepat memanfaatkan pintu belakang rumah.
Baca juga: Jembatan Gantung 46 Meter Ambruk Diterjang Banjir di Mamasa, 100 Warga Terisolir
Baca juga: Kejagung Geledah Kantor BGN Setelah Dadan Hindayana Dicopot
"Pada saat hendak dilakukan penindakan di rumahnya, tiba-tiba dari ruang belakang ia melompat di dapurnya dan lari masuk ke hutan," ujar Herman kepada wartawan, saat ditemui di Mapolresta Mamuju, Rabu (3/6/2026).
Menyisir Area Perkebunan
Herman menjelaskan, setelah pelaku melarikan diri ke area vegetasi yang lebat, Tim Resmob langsung melakukan penyisiran ke area luar.
Petugas melacak jejak AN hingga ke kawasan perkebunan yang terletak tepat di belakang pemukiman warga.
Kendati demikian, pencarian yang berlangsung hingga larut malam tersebut belum membuahkan hasil karena kendala medan dan visibilitas yang minim.
"Terakhir tadi malam dilakukan penyelidikan di sekitar kebun belakang rumahnya, namun belum didapatkan. Hingga kini kami masih terus melakukan penyelidikan untuk memetakan posisi pastinya guna dilakukan penangkapan," tutur Herman.
Kronologi Pemukulan dan Penetapan Tersangka
Peristiwa ini bermula ketika personel Polresta Mamuju tengah melakukan pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar massa dari IPMAPUS di depan Kantor BWS Sulawesi Barat.
Di tengah situasi yang mulai memanas, AN yang berada di dalam kerumunan massa secara tak terduga melayangkan pukulan keras dari arah samping.
"Berawal dari situ, saat anggota sedang berhadapan dengan massa aksi, tiba-tiba salah satu peserta aksi memukul dari samping kanan anggota tersebut. Akibatnya, anggota mengalami luka memar di pelipis kanan," jelas Herman.
| Polisi Amankan Wanita Lansia Parangi Warga di Tapalang Barat Mamuju, Pelaku Diduga ODGJ |
|
|---|
| Detik-detik Pria di Dungkait Mamuju Diparangi Wanita Lansia Subuh Hari, Ibu Korban Teriak Histeris |
|
|---|
| Hendak Belok ke Kompleks, Kurir Paket Ditabrak Motor Sport di Tapalang, Pelaku Kabur |
|
|---|
| Warga di Tapalang Barat Mamuju Diparangi Wanita Diduga ODGJ saat Dini Hari |
|
|---|
| Jamaah Haji Mamuju Tiba 10 Juni, Kemenhaj Ingatkan Pakaian Jangan Mencolok |
|
|---|