Hari Paskah
Polresta Mamuju Amankan Jalannya Ibadah Sabtu Sunyi dalam Rangkaian Hari Paskah
Dengan adanya pengamanan ini, diharapkan seluruh umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat dan penuh kedamaian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Polresta-Mamuju-pengamanan-rangkaian-ibadah-perayaan-Hari-Paskah.jpg)
Ringkasan Berita:
- Polresta Mamuju mengamankan pelaksanaan Ibadah Sabtu Sunyi dalam rangkaian Hari Paskah.
- Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup di sejumlah gereja.
- Polisi mengimbau masyarakat menjaga keamanan dan melaporkan hal mencurigakan.
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Polresta Mamuju pengamanan rangkaian ibadah perayaan Hari Paskah yang berlangsung di sejumlah gereja di wilayah hukum Polresta Mamuju, Sabtu (4/4/2026) malam.
Pengamanan kali ini difokuskan pada pelaksanaan Ibadah Sabtu Sunyi yang merupakan bagian penting dalam rangkaian perayaan Hari Paskah umat Kristiani.
Baca juga: Biro Hukum Finalisasi Rancangan Pergub PASTIPADU Sebelum Harmonisasi di Kanwil Kemenkum
Baca juga: Respon Kelangkaan BBM, HMI Polman Indikasikan Penyimpangan Distribusi
Pengamanan Maksimal untuk Kelancaran Ibadah
Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, menyampaikan, pengamanan dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya umat Kristiani yang sedang menjalankan ibadah.
“Ibadah Sabtu Sunyi merupakan momen sakral dalam rangkaian perayaan Hari Paskah. Oleh karena itu, kami menurunkan personel untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, baik terbuka maupun tertutup, dengan menempatkan personel di area gereja, jalur masuk, serta lokasi parkir jemaat.
Tidak hanya melakukan pengamanan, petugas juga melaksanakan sterilisasi lokasi sebelum ibadah dimulai serta patroli rutin di sekitar wilayah gereja untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Polresta Mamuju mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.
Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan.
Dengan adanya pengamanan ini, diharapkan seluruh umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat dan penuh kedamaian. (*)