Kamis, 28 Mei 2026

Polisi Akan Masif Tindaki Truk Odol Melintas di Sulbar

Untuk memastikan operasi berjalan optimal, Kombes Pol Nurhadi Ismanto menetapkan sejumlah aturan wajib bagi seluruh personel. 

Tayang:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Polisi Akan Masif Tindaki Truk Odol Melintas di Sulbar
Polda Sulbar
TILANG TRUk - Personel Polda Sulbar memeriksa kelengkapan dokumen truk yang terjaring Operasi gabungan penindakan kendaraan Over Load dan Over Dimensi (ODOL) di Jembatan timbang Kalukku, mamuju pada Kamis (22/5/2025). Kendaraan yang over load dikenakan sanksi tilang 
Ringkasan Berita:Fokus Sasaran Operasi
1.Truk ODOL: Kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih (Over Dimension Over Loading).
2. Standar Keselamatan: Kendaraan barang dan penumpang yang tidak memenuhi syarat teknis.
3. Rampcheck: Pemeriksaan kelaikan kendaraan secara menyeluruh.
4. Travel Gelap: Penertiban angkutan umum yang beroperasi tanpa izin resmi.

 

TRIBUN-SULBAR.COM - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulawesi Barat, Kombes Pol Nurhadi Ismanto, menegaskan pentingnya tanggung jawab dan sinergitas penuh dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Lalu Lintas. 

Arahan tegas itu disampaikan kepada seluruh personel yang terlibat operasi, Senin (2/2/2026), di Aula Mapolda Sulbar.

Dalam kesempatan tersebut, Dirlantas Polda Sulbar juga memaparkan sasaran prioritas operasi.

Baca juga: Semen Padang Bermodalkan Semangat Imbang Lawan Bali United Hadapi PSM Malam Ini

Baca juga: Hindari Amarah Keluarga Korban, Polisi Amankan Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Polman

Di antaranya penindakan terhadap pelanggaran darurat seperti truk ODOL (over dimension over loading), kendaraan penumpang dan barang yang tidak memenuhi standar keselamatan, pelaksanaan rampcheck secara menyeluruh, serta penertiban travel gelap yang beroperasi tanpa izin resmi.

Untuk memastikan operasi berjalan optimal, Kombes Pol Nurhadi Ismanto menetapkan sejumlah aturan wajib bagi seluruh personel. 

"Cek kondisi dan kesiapan personel serta sarana pendukung harus dilakukan setiap hari sebelum bertugas," ujarnya.

Selain itu, setiap personel diwajibkan melaporkan hasil kegiatan harian sebagai bahan evaluasi berkala guna memperbaiki strategi dan menutup celah yang berpotensi menghambat pencapaian target operasi.

Tugas Sesuai Tupoksi

Dalam arahannya, Kombes Pol Nurhadi Ismanto menekankan dua poin krusial yang wajib menjadi landasan kerja seluruh personel, yakni pelaksanaan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing serta penguatan sinergi dan kekompakan antar satuan.

Menurutnya, keberhasilan operasi sangat ditentukan oleh soliditas tim hingga ke level paling bawah. Setiap personel memiliki peran strategis yang saling melengkapi dan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri.

“Pastikan semua bekerja tepat sasaran sesuai tupoksi,” tegas Dirlantas.

Ia menambahkan, Operasi Keselamatan tidak boleh dipandang sebagai rutinitas semata, melainkan harus mampu menghadirkan perubahan nyata dan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan nyaman di Sulawesi Barat. (*)

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved