Selasa, 2 Juni 2026

Pemprov Sulbar

Sulbar Surplus Beras Hampir 70 Ribu Ton, Gubernur SDK Apresiasi Program Pangan Nasional

SDK menyebut pengumuman swasembada pangan nasional sebagai tonggak penting kemandirian bangsa.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Sulbar Surplus Beras Hampir 70 Ribu Ton, Gubernur SDK Apresiasi Program Pangan Nasional
Dokumentasi Pemprov Sulbar/humas pemprov sulbar
SURPLUS BERAS - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), mengikuti Panen Raya Padi dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara daring dari Kompleks Perkantoran UPTD Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulawesi Barat, Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Rabu, 7 Januari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Sulawesi Barat mencatat surplus beras hampir 70 ribu ton pada 2025.
  • Gubernur SDK menyebut kondisi pangan Sulbar aman dan siap menyuplai daerah lain.
  • Produksi beras mencapai 219.100 ton, jauh di atas kebutuhan konsumsi masyarakat.

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Provinsi Sulawesi Barat mencatat surplus beras hampir 70 ribu ton pada 2025.

Capaian tersebut disampaikan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), saat mengikuti Panen Raya Padi dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional bersama Presiden RI Prabowo Subianto secara daring, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan nasional yang dipusatkan di Karawang, Jawa Barat, itu diikuti seluruh pemerintah daerah se-Indonesia melalui sambungan virtual.

Di Sulbar, acara dipusatkan di UPTD Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Sulbar, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.

Baca juga: Tahun Pertama Penuh Tantangan, SDK-JSM Tetap Optimistis Wujudkan Sulbar Maju

SDK menyebut pengumuman swasembada pangan nasional sebagai tonggak penting kemandirian bangsa.

Menurutnya, kemampuan negara memenuhi kebutuhan pangannya sendiri menunjukkan kekuatan dan ketahanan nasional yang kokoh.

“Ini kebanggaan besar. Negara yang mampu swasembada pangan berarti memiliki kekuatan fundamental yang sangat kuat,” ujar Suhardi Duka.

Ia menegaskan, Sulawesi Barat bahkan telah lebih dulu mencapai swasembada beras dan kini berada pada kondisi surplus.

“Sulbar surplus hampir 70 ribu ton beras. Ini bisa disuplai ke daerah lain seperti Kalimantan, Palu, dan wilayah lainnya. Jadi, ketahanan pangan Sulbar aman,” jelasnya.

SDK juga mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo yang menjadikan sektor pangan dan energi sebagai prioritas nasional.

Menurutnya, dampak kebijakan tersebut telah dirasakan langsung masyarakat, salah satunya melalui program makan bergizi gratis bagi anak sekolah.

“Kebijakan ini sangat membantu masyarakat dan mengurangi beban pengeluaran keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Sulbar, Hamdani Hamdi, memaparkan luas lahan sawah di Sulbar mencapai sekitar 42.900 hektare, dengan Kabupaten Polewali Mandar sebagai wilayah terluas.

Namun demikian, baru sekitar 46 persen lahan sawah yang terlayani irigasi, sementara sisanya masih mengandalkan tadah hujan.

“Pembangunan jaringan irigasi masih menjadi pekerjaan rumah untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” ujar Hamdani.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved