Minggu, 24 Mei 2026

Bapperida Sulbar

Bapperida Sulbar Serius Entaskan Kemiskinan, Ikuti Webinar BRIN Soal Transformasi Data Real Time

Pemanfaatan teknologi ini diharapkan menghasilkan penanganan kemiskinan yang lebih presisi.

Tayang:
Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Bapperida Sulbar Serius Entaskan Kemiskinan, Ikuti Webinar BRIN Soal Transformasi Data Real Time
Istimewa
WEBINAR BRIN- Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia.Penguatan SDM ini dilakukan dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan. 


TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU- Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia.

Penguatan SDM ini dilakukan dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan.

Hal ini diwujudkan melalui partisipasi Bapperida Sulbar dalam Webinar BRIN pada Rabu (10/12/2025).

Baca juga: Bapperida Sulbar Ungkap Strategi Iptek 2025-2029 Demi Turunkan Kemiskinan

Baca juga: Pengurus KONI Sulbar Periode 2025-2029 Dilantik Besok, Marciano Norman Dijadwalkan Hadir di Mamuju

Webinar tersebut bertema “Model Transformasi Digital Dashboard Data Real Time Pemerintah Kota Surabaya untuk Penanganan Kemiskinan”.

Kegiatan virtual ini menjadi sarana penting bagi Bapperida Sulbar.

Tujuannya adalah untuk memperdalam pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi dan inovasi.

Pemanfaatan teknologi ini diharapkan menghasilkan penanganan kemiskinan yang lebih presisi.

Plt. Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, menugaskan tim peneliti, perekayasa, dan staf Bidang Riset dan Inovasi Daerah untuk mengikuti webinar tersebut.

Penugasan ini untuk memastikan pemanfaatan pengetahuan secara optimal.

Penelaah Teknis Kebijakan Bapperida Sulbar, Farid Djafar, menjelaskan bahwa webinar menghadirkan dua narasumber utama.

Narasumber pertama adalah Dr. Wiwiek Joelijani, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dr. Wiwiek memaparkan pentingnya pemberdayaan masyarakat sebagai pilar penanganan kemiskinan.

Hal ini didukung melalui penguatan peran pemerintah daerah dalam pemanfaatan riset dan inovasi.

Farid menyoroti data nasional terkait sektor favorit usulan kerja sama.

Sektor Pertanian dan Perkebunan serta Kebun Raya mendominasi usulan tersebut.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved