Bapperida Sulbar
Bapperida Tegaskan Komitmen Bangun Pemerintahan Desa Bersih dan Berintegritas
Program ini juga selaras dengan misi kelima Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Rakor-persiapan-penilaian-Desa-Anti-Korupsi-digelar-di-Kantor-Inspektorat-Provinsi-Sulawesi-Barat.jpg)
Desa Buntu Buda di Kabupaten Mamasa
Desa Malei di Kabupaten Pasangkayu
Desa Salupangkang di Kabupaten Mamuju Tengah
Desa Tarailu di Kabupaten Mamuju
Hasanuddin menambahkan, tim provinsi telah menetapkan batas akhir pengunggahan dokumen bukti (evidence) pada 10 Oktober 2025 sebagai cut-off sebelum dilakukan penilaian akhir.
Bangun Budaya Integritas dari Desa
Menurut Hasanuddin, program DAK bukan sekadar memenuhi proses administratif penilaian, melainkan menjadi tonggak penting dalam membangun budaya integritas dari tingkat desa.
"Dengan tata kelola yang akuntabel dan partisipatif, desa-desa di Sulawesi Barat diharapkan dapat menjadi percontohan nasional dalam pencegahan korupsi berbasis komunitas,” tutupnya. (*)
| Bapperida Sulbar Dorong Sinkronisasi Data dan Anggaran dalam Pembahasan LKPJ Polman 2025 |
|
|---|
| Sinkronkan Program Prioritas Nasional, Bapperida Sulbar Mulai Evaluasi Perencanaan dan Anggaran 2026 |
|
|---|
| Perkuat Akses Pendidikan, Bapperida Sulbar Manfaatkan Data Verval ATS Berbasis NIK |
|
|---|
| Perkuat Kinerja Berbasis Data, Bapperida Sulbar Sosialisasikan Aplikasi Digital ASN |
|
|---|
| Amujib Tegaskan Arah Baru Bapperida Sulbar: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Empati Sosial |
|
|---|