Jumat, 22 Mei 2026

Bapperida Sulbar

Bapperida Sulbar Dorong Ekonomi Biru Jadi Motor Pertumbuhan Daerah

Forum ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia Sulawesi Barat, Kamis (25/9/2025), di Ballroom Grand Maleo Hotel.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Bapperida Sulbar Dorong Ekonomi Biru Jadi Motor Pertumbuhan Daerah
Humas Bapperida Sulbar
Forum Sandeq Business, Investment, and Economic (SAQBE) 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Sulawesi Barat, Kamis (25/9/2025) di Ballroom Grand Maleo Hotel. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong pengembangan ekonomi biru sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal ini ditegaskan oleh Plt. Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah (RIDA) Bapperida Sulbar, Muh. Saleh, saat mewakili Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, dalam Forum Sandeq Business, Investment, and Economic (SAQBE) 2025.

Forum ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia Sulawesi Barat, Kamis (25/9/2025), di Ballroom Grand Maleo Hotel.

Baca juga: Bapperida Sulbar Ungkap Catatan Penting BPK Terkait Pangan Daerah, Kualitas Hingga Aksesibilitas

Kegiatan mengusung tema: “Optimalisasi Sektor Perikanan untuk Akselerasi Ekonomi Sulawesi Barat yang Inklusif dan Berkelanjutan”. Tema ini sejalan dengan misi pertama Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

Dalam pemaparannya, Muh. Saleh menyoroti daya saing Sulbar yang masih di bawah rata-rata nasional.

Pada tahun 2024, indeks daya saing Sulbar tercatat 3,24, lebih rendah dari rata-rata nasional yang berada di angka 3,43.

Salah satu pilar yang menjadi perhatian adalah stabilitas ekonomi makro, dengan skor 3,99, menempati peringkat 25 nasional.

“Kondisi ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi Sulbar masih fluktuatif. Misalnya, pada Triwulan II 2025, ekonomi kita tumbuh 4,29 persen, masih di bawah rata-rata nasional,” ujar Saleh.

Meski pertumbuhan fluktuatif, sektor unggulan Sulbar masih kuat.

Pertanian mendominasi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan kontribusi 46,11 persen.

Kontribusi terbesar berasal dari subsektor perkebunan sawit sebesar 22,90 persen.

Disusul subsektor perikanan yang menyumbang 11,06 persen terhadap PDRB.

Saleh menilai sektor perikanan masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Sulbar memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi biru.

Provinsi ini memiliki laut seluas 19.848,56 km⊃2;, garis pantai sepanjang 663,02 km, serta 41 pulau.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved