Jumat, 17 April 2026

Longsor Mamasa

9 Rumah Nyaris Hilang Tertimpa Longsor di Mamasa, Warga Mengungsi

Namun kondisinya semakin parah lantaran terus terkikis air hingga terlihat mirip sungai saat musim penghujan.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto 9 Rumah Nyaris Hilang Tertimpa Longsor di Mamasa, Warga Mengungsi
Istimewa
LONGSOR MAMASA- Sembilan rumah warga terancam hilang masuk jurang akibat tanah longsor di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (15/12/2025). Hingga saat ini, delapan warga setempat dilaporkan telah mengungsi ke tempat aman. Dok BPBD Mamasa. 

Ringkasan Berita:
  • Sembilan rumah warga di Dusun Salukotambi, Desa Penatangan, Mamasa, Sulawesi Barat, terancam ambruk dan hilang ke jurang sedalam 10 meter akibat tanah longsor.
  • Longsor yang terjadi sejak Minggu (07/12/2025) akibat curah hujan tinggi ini membuat tanah pemukiman retak dan terkikis.
  • Pihak BPBD Mamasa telah turun ke lokasi untuk memantau situasi dan menyerahkan bantuan bahan pokok kepada warga yang mengungsi.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Sembilan rumah warga terancam hilang masuk jurang akibat tanah longsor di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (15/12/2025).

Hingga saat ini, delapan warga setempat dilaporkan telah mengungsi ke tempat aman.

Longsor mengancam pemukiman warga itu terjadi di Dusun Salukotambi, Desa Penatangan, Kecamatan Buntumalangka pada Minggu (07/12/2025) lalu.

Baca juga: Turnamen Sepak Bola di Pasangkayu Ricuh, Pemain Dihantam Hingga Memar, PSSI Turun Tangan

Baca juga: Vin Diesel Bocorkan Rahasia, Tulis Peran Khusus untuk Cristiano Ronaldo di Film Fast X Part 2

Longsor disebabkan tingginya curah hujan selama beberapa pekan sebelumnya.

"Sekitar 9 sangat rawan kondisinya. Yang mengungsi satu rumah delapan orang di kartu keluarga," kata Kepala Desa Penatangan, Sukduk Baruga kepada wartawan.

"Kejadian longsor sudah agak lama, mungkin sudah satu mingguan, karena ada hujan deras," lanjutnya.

Dia menyebut rumah warga terdampak nyaris jatuh, lantaran tanahya terkikis dan , retak-retak.

Tanah yang longsor itu kata Sukduk, awalnya merupakan saluran air di sekitar pemukiman.

Namun kondisinya semakin parah lantaran terus terkikis air hingga terlihat mirip sungai saat musim penghujan.

Sukduk menyebut rumah warga terancam masuk ke jurang sedalam 10 meter, di tempat lain kondisinya diakui lebih dalam.

"Dalam, semakin ke sana semakin dalam, yang dekat pemukiman tidak terlalu dalam sekitar sepuluh meter turun," ucapnya.

Menurut Sukduk, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamasa telah turun ke lokasi untuk memantau.

Serta menyerahkan bantuan bahan pokok untuk warga yang mengungsi ke tempat aman.

Dia berharap pemerintah kabupaten segera turun tangan mengatasi masalah ini.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved