Jumat, 22 Mei 2026

keracunan makanan

Dinkes Sulbar Cek Sampel Air Kasus Keracunan Makanan di Malunda Majene

Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan Tim Gerak Cepat (TGC) ke lokasi bersama tim surveilans, tenaga kesehatan

Tayang:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Dinkes Sulbar Cek Sampel Air Kasus Keracunan Makanan di Malunda Majene
Polres Majene
Keracunan Makanan - Kasus dugaan keracunan makanan terjadi pada acara pesta pernikahan di Dusun Salubiru, Desa Salutahongan, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Personel Polsek Malunda Polres Majene kemudian mendatangi lokasi kejadian. 

TRIBUN-SULBAR.COM – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Majene dan Puskesmas Malunda, bergerak cepat menangani kasus keracunan makanan yang terjadi di Desa Salutahongan, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Hj. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan Tim Gerak Cepat (TGC) ke lokasi bersama tim surveilans, tenaga kesehatan lingkungan, dan petugas laboratorium.

“Kami telah melakukan investigasi lapangan, termasuk pengambilan sampel air yang digunakan masyarakat dan pada saat acara berlangsung. Untuk sampel makanan, sudah tidak memungkinkan diambil karena sudah habis dikonsumsi. Saat ini kami masih menunggu hasil uji laboratorium,” ujar dr. Nursyamsi.

Baca juga: Bripda TW Pelaku Penganiayaan di Mamuju Ditangkap Polisi Janji Tak Ada Toleransi

Baca juga: Ketahuan, Pencuri Lukai Tangan Pemilik Rumah di Polman Pakai Sajam Uang Rp500 Ribu Dibawa Kabur

Tindakan medis telah dilakukan oleh petugas Puskesmas berupa pemasangan infus, pemberian obat, observasi, serta pemasangan oksigen bagi pasien dengan gejala sesak. 

Kondisi terkini seluruh pasien dilaporkan stabil. Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar terus berkoordinasi dengan pihak Kabupaten Majene untuk pemantauan lanjutan serta melakukan penyelidikan epidemiologi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. 

Kejadian bermula pada Selasa, 7 Oktober 2025, saat warga menghadiri acara pesta pernikahan di Dusun Salubiru. 

Sehari kemudian, sejumlah warga mulai mengalami gejala mual, muntah, diare, demam, dan sakit kepala setelah menyantap hidangan seperti nasi putih, ayam goreng, sayur sup, telur rebus, ikan goreng, dan acar.

Kasus pertama tercatat masuk ke UGD Puskesmas Malunda pada Rabu, 8 Oktober 2025 pukul 09.30 WITA. Jumlah pasien terus bertambah hingga mencapai 30 orang pada 10 Oktober, dan empat kasus tambahan dilaporkan pada 11 Oktober. Dari total tersebut, 26 orang dirawat di Puskesmas Malunda, dua orang dirujuk ke RSUD Majene, dan delapan orang telah dinyatakan sembuh.

Personel Polsek Malunda Polres Majene pun telah mendatangi lokasi kejadian.

Kapolsek Malunda IPTU Antonius B bersama tiga personel Polsek Malunda langsung menuju Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Malunda untuk melakukan pengecekan terhadap para pasien,yang mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi hidangan di pesta pernikahan tersebut.

Dalam keterangannya dilansir dari laman polisiku, IPTU Antonius B menjelaskan kronologis kejadian. 

Diketahui bahwa pada Selasa (7/10/2025), berlangsung acara pesta pernikahan yang digelar oleh warga inisial J (48), warga Dusun Salubiru, Desa Salutahongan.

Beberapa tamu yang hadir dalam acara tersebut kemudian mulai merasakan gejala mual, muntah, sakit perut, menggigil, dan demam sejak keesokan harinya, Rabu (8/10/2025). 

Gejala tersebut terus berlanjut hingga Kamis. 

“Makanan yang dikonsumsi saat acara antara lain nasi, sop, ikan, dan ayam,” ungkap Kapolsek.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved