Khazanah Islam
Mengapa Shalat Tahajud Begitu Istimewa?
Bukan sekadar ritual, Tahajud adalah pintu emas menuju kemuliaan, penyejuk jiwa, dan jembatan tercepat terkabulnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/ILUSTRASI-Salat-Tahajud-di-waktu-seperti-malam.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - Di saat sebagian besar manusia terlelap dalam tidur nyenyak, ada segolongan hamba yang memilih bangun, mengambil wudu, dan bersimpuh di hadapan Sang Pencipta. Inilah Shalat Tahajud, ibadah sunnah paling utama yang dikerjakan di sepertiga malam terakhir.
Bukan sekadar ritual, Tahajud adalah pintu emas menuju kemuliaan, penyejuk jiwa, dan jembatan tercepat terkabulnya segala hajat.
Kemuliaan ibadah ini bahkan diabadikan langsung dalam Al-Qur'an, menjadikannya amalan yang sangat ditekankan oleh Rasulullah SAW.
Tahajud, Janji Allah Mengangkat Derajat
Inti dari kemuliaan Shalat Tahajud terletak pada janji agung yang tertuang dalam firman Allah SWT:
Baca juga: Wajib Cek Reputasi Toko! Strategi Belanja Daring Anti Ribet dan Anti Rugi
Baca juga: Rencana DOB Tomatappa, Ketua Petarung Sulbar : Tappalang Akan Kena Backwash Effect dan Kemunduran
“Dan pada sebahagian malam hari shalat Tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji (Maqamam Mahmuda).” (QS. Al-Isra: 79)
Maqamam Mahmuda adalah tempat yang mulia dan terpuji. Ini merupakan indikasi jelas bahwa konsistensi dalam melaksanakan Tahajud bukan hanya membawa ketenangan hati, tetapi juga meninggikan derajat seseorang, baik di mata manusia maupun di sisi Allah SWT.
Mengapa Tahajud Begitu Istimewa?
Waktu pelaksanaan Tahajud—terutama menjelang waktu Subuh—dinilai sebagai waktu paling mustajab untuk berdoa dan bertaubat. Setidaknya ada tiga keistimewaan yang menjadikan Tahajud berbeda dari shalat sunnah lainnya:
1. Waktu Turunnya Rahmat Allah
Rasulullah SAW bersabda bahwa pada setiap sepertiga malam terakhir, Allah SWT turun ke langit dunia dan bertanya:
“Barangsiapa yang berdoa, niscaya Aku akan kabulkan. Barangsiapa yang meminta, niscaya Aku akan berikan. Barangsiapa yang memohon ampun, niscaya Aku akan ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ini adalah waktu diskusi privat yang tak tertandingi antara hamba dan Rabb-nya, di mana pintu pengampunan dan pengabulan doa dibuka selebar-lebarnya.
2. Penghapus Dosa dan Pengusir Penyakit
Tahajud adalah obat bagi jiwa dan raga. Shalat malam ini berfungsi sebagai kaffarat (penghapus) bagi dosa-dosa yang telah diperbuat.
| Ini Hukum Membaca Al-Qur’an dari Mushaf Saat Salat |
|
|---|
| Makna Nuzulul Quran bagi Umat Islam: Pedoman Hidup dan Pembentuk Akhlak Mulia |
|
|---|
| Cerdas dan Tasamuh |
|
|---|
| Keutamaan Salat Qobliyah Dzuhur, Cara Melaksanakan 4 Rakaat 2 Kali Salam, Ini Bacaan Zikir dan Doa |
|
|---|
| Sayyidul Ayyam, 9 Amalan Sunah Terbaik di Hari Jumat Membuka Pintu Berkah dan Ampunan |
|
|---|