Kamis, 9 April 2026

Berita Polman

Warga Rumpa Polman Diduga Hilang Terbawa Arus Sungai Mapilli, Sudah 8 Jam Dicari

Dia menjelaskan saat itu korban terbangun untuk buang air besar di kamar mandi rumah.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Warga Rumpa Polman Diduga Hilang Terbawa Arus Sungai Mapilli, Sudah 8 Jam Dicari
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Warga bersama petugas saat mencari korban diduga hilang di sungai, Desa Rumpa, Kecamatan Mapilli, Polman, Sabtu (2/11/2024). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Seorang warga bernama Husni (34) di Dusun Dua Desa Rumpa, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dikabarkan hilang, diduga terbawa arus sungai Mapilli, Sabtu (2/11/2024).

Menurut keterangan warga sekitar Husni meniggalkan rumahnya sekitar pukul 03.00 Wita tadi shubuh.

Hingga pukul 11.30 Wita siang hari, Husni tak kunjung pulang ke rumahnya.

Warga sempat melakukan pencarian menggunakan perahu tradisional menyisir arus sungai.

Baca juga: BREAKING NEWS: Bocah 13 Tahun Tenggelam di Sungai Mapilli Ditemukan Tewas, Terbawa Arus 11 Km

Selama kurang lebih delapan jam warga mencari Husni menyisir area perkebunan dan aliran sungai Mapilli.

"Pencarian sampai siang, hasilnya nihil kita sudah sisir aliran sungai Mapilli sampai ke muara di Desa Buku," kata kepala Desa Rumpa, Rusman saat ditemui Tribun-Sulbar.com, di sekitar sungai Mapilli, Desa Rumpa.

Dia menjelaskan saat itu korban terbangun untuk buang air besar di kamar mandi rumah.

Lalu diduga sempat ke sungai lantaran rumah korban dengan pinggir sungai berjarak 10 meter.

Sehingga kata Rusman, korban diduga hilang terbawa arus sungai yang saat itu berarus deras.

"Dari tadi shubuh kita cari, sewaktu pihak keluarganya teriak minta tolong, sisir daratan sama sungai," lanjutnya.

Dia mengatakan pakaian korban ditemukan tepat dibelakang rumahnya yang tak jauh dari aliran sungai.

Warga menduga kuat, korban hilang terbawa arus sungai Mapilli, usai melihat pakaian tersebut.

Rusman mengatakan korban memiliki keterbelakangan mental, kesehariannya jarang keluar rumah 

"Dia juga keterbelakangan mental, itu kalau dia keluar rumah, sama sekali tidak tau jalan pulang, biasanya dia selalu dijaga pihak keluarga," ungkapnya.

Warga telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian setempat dan tim Basarnas Polman.

Polisi bersama Basarnas telah mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan saksi.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved