Polman
17 Bocah SD Mendapat Pembinaan Usai Beredar Video Perkelahian Antara Murid di Polman
Usai mendapat pembinaan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas, para murid langsung dipulangkan kembali
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/fewrfeew.jpg)
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 17 murid SD di Polewali Mandar mendapat pembinaan usai video perkelahian antar siswa di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, beredar di media sosial.
- Perkelahian yang diduga dipicu saling ejek itu direkam oleh murid lain dan kemudian disebarluaskan.
- Polisi bersama pihak sekolah dan orang tua telah memberikan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Sebanyak 17 bocah sekolah dasar (SD) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) mendapat pembinaan khusus dari petugas usai beredar video perkelahian libatkan sejumlah murid, Rabu (8/4/2026).
Perkelahian diduga dipicu saling ejek itu direkam murid lain dan videonya disebarluaskan.
Perkelahian sesama murid salah satu SD di kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo itu terjadi, pada Selasa (7/4/2026) kemarin.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 66: Materi Teks Eksposisi Kurikulum 2013
Baca juga: Ada Peluang Cuan Tak Terduga, Simak Ramalan Zodiak Aries dan Virgo Besok
Sejumlah murid tampak menangis karena ketakutan saat berada Polsek Urban Wonomulyo.
Usai mendapat pembinaan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas, para murid langsung dipulangkan kembali ke sekolahnya.
“Intinya murid itu baku ejek, karena banyak di situ sehingga terjadi perkelahian, sempat direkam temannya kemudian dibagikan kepada teman yang lain,” kata Panit 1 Reskrim Polsek Urban Wonomulyo, Iptu Mulyono kepada wartawan.
Dia menjelaskan, perkelahian sesama murid SD itu tidak sampai menimbulkan korban.
Semua murid dalam video perkelahian yang beredar telah diimbau tidak mengulangi perbuatannya.
“Tidak ada korban, kita akan turun sosialisasi ke sekolahnya agar perkelahian tidak terulang kembali. Tadi para murid sudah kita beri pembinaan,” tandasnya.
Sementara Bhabinkamtibmas Kelurahan Sidodadi Aipda Aswar Syam menyebut, para murid sengaja dibawa ke Polsek atas permintaan orang tua masing-masing setelah melakukan pertemuan dengan pihak sekolah.
“Tadi sudah ada pertemuan di sekolah dihadiri para orang tua murid untuk menyelesaikan masalah ini. Kita bawa ke Polsek atas permintaan para orang tua sebagai bentuk pembinaan agar murid) tidak mengulangi perbuatannya,”terangnya.
Menurut Aswar, perkelahian yang terekam kamera itu melibatkan seorang murid pria dan sejumlah murid wanita.
Murid lain diduga sengaja menghasut temannya sehingga memicu terjadinya keributan.
“Yang berkelahi laki-laki dan perempuan. Ini murid lain diduga memanasi, makanya sampai berkelahi. Lainnya menyoraki sambil memvideo,” pungkasnya.(*).
Laporan Wartawan Tribun Sulbar.Com, Fahrun Ramli
| Sidang Kasus Penembakan Husain di Campalagian Polman, Jaksa Hadirkan 12 Saksi |
|
|---|
| Langgar Jam Operasional, Ritel Modern di Polman Dapat Teguran dari Satpol PP |
|
|---|
| Satpol PP Polman Patroli, Sasar Bangunan Liar di Dalam Kota Polewali |
|
|---|
| Sampah Plastik Berserakan di Taman Sport Center Polman Usai Event Balap Motor |
|
|---|
| Arena Gel Blaster Hadir di Sport Center Polewali, Jadi Wahana Baru Anak Muda Polman |
|
|---|