Sabtu, 11 April 2026

Nelayan Hilang Pasangkayu

Basarnas Lanjutkan Pencarian Nelayan Pangiang Pasangkayu yang Hilang

Dalam pencarian tersebut, tim SAR gabungan menggunakan speedboat dan perahu nalayan penyisir Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tayang:
Penulis: Pain Sumaila | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Basarnas Lanjutkan Pencarian Nelayan Pangiang Pasangkayu yang Hilang
Tribun Sulbar / Pain Sumaila
Tim sar gabungan yang terdiri dari BPBD, basarnas, TNI, pemerintah Desa Pangiang serta warga setempat, bersiap melakukan pencarian nelayan hilang di Dusun salule, Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Rabu (3/1/2024). 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Hari ketiga pencarian warga Pangiang, Taswin atau Wiwin (38 Tahun) seorang nelayan yang  hilang disekitar pantai Hutan Bakau, Dusun Salule', Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Rabu (3/1/2024).

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas TNI, pemerintah Desa Pangiang beserta warga setempat sudah tiga hari melakukan pencarian korban.

Dalam pencarian tersebut, tim SAR gabungan menggunakan speedboat dan perahu nalayan penyisir Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Komandan Tim Basarnas, Agan Kamana mengartakan pencarian hari ini dilakukan lebih teliti dan sedetail mungkin.

"Pencariannya akan dibagi tiga tim, satu tim akan menyisir sisir sepanjang pantai, dan dua tim lainnya akan menyusur hutan tembakao disekitar lokasi. Mudah-mudahan dengan metode begini kita mendapatkan jejak korban, misal baju dan sebagainya," kata Agan saat kepada Tribun-Sulbar.com

Lebih lanjut, untuk hari ini lokasi pencarian akan sedikit berbeda dengan yang kemarin, tim akan bergeser ke arah utara dari lokasi kejadian

"Kemarinn-kemarin kita hanya disekitaran TKP, dan hari ini kita perluas lagi pencarian," sambung Agan komandan tim basarnas.

Smentara kepala Desa Sangiang, Rizal mengungkapkan belum ada tanda-tanda atau jejak hilangnya Taswin.

"Kemarin ada beberapa paranormal yang turut membantu pencarian, kami ditunjukkan beberapa titik, tapi belum juga ada hasil," ujar Rizal.

"Kata paranormal, kemungkinan besar korban hilang disembunyikan oleh makhluk ghoib," sambung Rizal.

Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com  Abd Pain

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved