Jumat, 12 Juni 2026

Otomotif

Ini Asal Usul Kata Busi, Kopling, dan Velg yang Sering Dipakai di Dunia Bengkel

merupakan serapan dari bahasa Belanda yang telah disesuaikan dengan pelafalan masyarakat Indonesia.

Tayang:
Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Ini Asal Usul Kata Busi, Kopling, dan Velg yang Sering Dipakai di Dunia Bengkel
Istimewa/istimewa
Komponen pada mesin motor yang berfungsi menghasilkan percikan api untuk membakar campuran bahan bakar dan udara di ruang mesin. Tanpa busi, mesin tidak dapat hidup. 
Ringkasan Berita:
  • Istilah otomotif seperti busi, kopling, ban, hingga velg ternyata banyak berasal dari bahasa Belanda yang diserap dan disesuaikan pelafalannya di Indonesia.
  • Menurut sumber, kata seperti kopling (koppeling), busi (bougie), dan sekring (zekering) menunjukkan kuatnya pengaruh bahasa Belanda dalam dunia otomotif Indonesia.
  • Banyak istilah bengkel yang terdengar lokal ternyata merupakan adaptasi dari bahasa Belanda yang sudah digunakan sejak masa kolonial.

 

TRIBUN-SULBAR.COM – Selama ini banyak istilah otomotif yang sering digunakan di Indonesia ternyata bukan berasal dari bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia asli, melainkan merupakan serapan dari bahasa Belanda.

Hal ini kerap membuat sebagian orang bertanya-tanya, terutama saat membandingkan istilah teknis dalam bahasa Inggris dengan istilah yang digunakan di bengkel atau dunia otomotif Indonesia.

Baca juga: Harga Oli Motor Matik di Mamuju Naik Hingga Rp13 Ribu Kini Tembus Rp63 Ribu Efek Rupiah Melemah

Baca juga: Samsul Dukung Kroasia di Piala Dunia 2026, Ini Alasannya Bikin Geleng Kepala

Misalnya saja kata ban yang dalam bahasa Inggris disebut tire, atau kopling yang dikenal sebagai clutch.

Ternyata, istilah yang digunakan di Indonesia memiliki akar sejarah dari bahasa Belanda.

Menurut Sriyono dari Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), banyak istilah otomotif di Indonesia merupakan adaptasi dari bahasa Belanda yang kemudian mengalami penyesuaian pelafalan.

“Coba cek saja pakai Google Translate,” ujar Sriyono melansir gridoto.com, Selasa (9/6/2026).

Salah satu contohnya adalah kopling yang berasal dari kata Belanda koppeling. Sementara itu, busi berasal dari kata bougie yang berarti spark plug dalam bahasa Inggris.

Istilah lain seperti noken as berasal dari nokkenas, seher dari zuiger (piston), hingga persneling dari versnelling juga memiliki akar yang sama.

Tak hanya itu, istilah teknis lain seperti sekring (zekering), oli (olie), rem, hingga velg (velgen) juga merupakan serapan dari bahasa Belanda yang telah disesuaikan dengan pelafalan masyarakat Indonesia.

Berikut beberapa istilah otomotif yang berasal dari bahasa Belanda:

  • Clutch = koppeling → kopling
  • Spark plug = bougie → busi
  • Camshaft = nokkenas → noken as
  • Crankshaft = krukas → kruk as
  • Transmission = transmissie → transmisi
  • Valve = klep → klep
  • Oil = olie → oli
  • Tire = band → ban
  • Brake = rem → rem
  • Fuse = zekering → sekring
  • Rims = velgen → velg
  • Mechanic = monteur → montir

Fenomena ini menunjukkan kuatnya pengaruh bahasa Belanda dalam dunia otomotif Indonesia sejak masa kolonial hingga kini.

Jadi, tak heran jika banyak istilah bengkel yang terdengar “lokal”, ternyata punya akar bahasa asing yang sudah lama melekat dalam keseharian.(*)

Sumber : gridoto.com

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved