Bupati Kolaka Timur
Berturut-turut, 2 Bupati Kolaka Timur Kena OTT Kasus Korupsi, Abdul Azis Susul Pendahulunya ke KPK
Penangkapan Abdul Azis menambah catatan buruk kabupaten berpenduduk 126.754 jiwa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Dua-Bupati-Kolaka-Timur-Abdul-Azis-dan-Andi-Merya-Nur-ditangkap-KPK.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - Kolaka Timur, tengah menjadi sorotan publik tanah air.
Bagaimana tidak, dua bupati Kolaka Timur secara berturut-turut ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kolaka Timur salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara.
Ibukota Kolaka Timur berkedudukan di Tirawuta.
Kolaka Timur memiliki luar 3.918 km per segi.
Baca juga: Profil Bupati Koltim Abdul Azis Ditangkap KPK, Sekolah di Mamuju, Memulai Karir dari Bintara Polisi
Satu-satunya kabupaten di Sulawesi Tenggara tidak berbatasan langsung dengan laut.
Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT).
Belum diketahui pasti, alasan penangkapan Abdul Azis, diduga karena fee proyek rumah sakit.
Penangkapan Abdul Azis menambah catatan buruk kabupaten berpenduduk 126.754 jiwa.
Dulu, Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur ditangkap KPK karena kasus korupsi dana hibah BNPB tahun 2021.
Penerusnya Abdul Azis yang terpilih pada Pilkada 2024 malah menyusulnya ke gedung lembaga antirasua itu.
Abdul Azis ditangkap di Makassar.
Dia langsung dibawa ke Jakarta usai mengikuti Rakernas Partai Nasdem.
Abdul Azis mengawali karir sebagai seorang Bintara Polri.
Lulusan pendidikan Bintara Tahun 2004 di SPN Batua.