Kamis, 28 Mei 2026

Gubernur Sherly Laos

Ketemu Helmi Yahya,Sherly Laos Takjub Membaca Buku Pemuda Maluku Utara Penjelejah Dunia

Sherly Laos dan Helmy Yahya berdiskusi tentang buku berjudul Clavis Mundi: Legenda Enrique Maluku Pengeliling Dunia Pertama.

Tayang:
Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Ketemu Helmi Yahya,Sherly Laos Takjub Membaca Buku Pemuda Maluku Utara Penjelejah Dunia
Helmi Yahya
BUKU HELMY YAHYA - Sherly Laos sempat bertemu dengan Helmy Yahya saat berada di DKI Jakarta, (Instagram Helmi Yahya) 


TRIBUN-SULBAR.COM- Sherly Laos sempat bertemu dengan Helmy Yahya saat berada di DKI Jakarta.

Keduanya membahas sebuah buku tulisan dari Helmy Yahya.

Selain Helmy Yahya, dua penulis juga terlibat, yakni Utama Prastha dan Donna Widjajanto.

Sherly Laos dan Helmy Yahya berdiskusi tentang buku berjudul Clavis Mundi: Legenda Enrique Maluku Pengeliling Dunia Pertama.

Baca juga: 7 Kepala Keluarga Mengungsi Akibat Longsor di Pana Mamasa dan 13 Rumah Terdampak

Baca juga: Waspadai PMK, DTPHP Sulbar Minta Warga Konsultasi Sebelum Menyembelih Hewan Kurban

Buku sejarah itu menceritakan tentang kisah sosok pemuda dari Tidore bernama Enrique yang ikut dalam rombongan pengeliling dunia pertama.

Enrique tidak lain adalah pendamping dari Ferdinand Magellan yang selama ini dikenal sebagai pemimpin Armada de Moluccas yang pertama kali mengelilingi bumi.

Tidak heran Sherly Laos begitu merasa takjub bahwa nenek moyang warganya ternyata sosok penjelajah hebat.

"Cerita bahwa ternyata ada Putra Tidore dari Maluku Utara yang pertama mengelilingi dunia, sesuatu yang sangat menarik dan wajib untuk diangkat ke dunia nasional dan internasional untuk mengetahui bahwa nenek moyang kita adalah pelaut, orang pertama yang mengelilingi dunia adalah Putra Tidore Maluku Utara," ujarnya.

Bertemu Menkraf Teuku Riefky Harsya 

Viralnya lagu "Stecu-Stecu" yang belakangan ini For Your Page atau (FYP) di platform TikTok, membuat musisi dari Timur Indonesia khususnya Maluku Utara (Malut) menjadi pusat perhatian.

Tak terkecuali perhatian pemerintah pusat dalam hal ini, Kementerian Ekonomi Kreatif /Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf).

Menurut Menekraf, kekayaan budaya Indonesia terus bertambah seiring dengan munculnya talenta-talenta baru dari berbagai penjuru negeri termasuk Maluku Utara.

Menteri dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, fenomena viralnya lagu "Stecu-Stecu" di media sosial TikTok menjadi salah satu bukti nyata betapa potensi musik dari wilayah Indonesia Timur ini tidak bisa lagi dipandang sebelah mata, bahkan mampu mencuri perhatian publik secara luas.

Tidak hanya itu, lebih dari sekadar tren sesaat yang mendunia melalui media sosial, Maluku Utara juga diramaikan oleh perkembangan genre musik lain, termasuk electropop lokal yang semakin menemukan penggemarnya. 

Potensi inilah yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah setempat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved