Polman

1 Rumah Warga Tinambung Polman Ludes Terbakar, Kerugian Hingga Rp70 Juta

Api berkobar begitu cepat melalap rumah panggung milik Fatima hingga menyisakan puing kayu.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
istemewa
KEBAKARAN POLMAN - Satu rumah warga di Dusun Kandemeng, Desa Batulaya, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) ludes dilalap si jago merah, Sabtu (10/5/2025). Kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik atau korsleting dari colokan di atas kulkas. Dok Imran. 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Satu rumah warga di Dusun Kandemeng, Desa Batulaya, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) ludes dilalap si jago merah, Sabtu (10/5/2025).

Kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik atau korsleting dari colokan di atas kulkas.

Api berkobar begitu cepat melalap rumah panggung milik Fatima hingga menyisakan puing kayu.

Warga sekitar sempat panik lantaran kobaran api begitu besar, serta berada di pemukiman padat penduduk.

Warga bahu membahu mencoba memadamkan api dengan bantuan air seadanya.

Api baru dapat dijinakkan setelah enam unit Armada Damkar Polman dikerahkan ke lokasi kejadian.

Kepala UPTD Damkar Polman, Imran mengatakan insiden ini menyebabkan rumah milik Fatimah mengalami kerusakan berat. 

"Saat kejadian, pemilik rumah tengah berada di luar rumah untuk berbelanja ke toko," kata Imran kepada wartawan.

Baca juga: Dugaan Penyalahgunaan APBD 2023, Sekda Majene Ardiansyah Dicecar 9 Jam di Kejati Sulbar

Baca juga: Gegara Obat Sakit Kepala Habis, Wanita di Polman Hajar Pemilik Warung Pakai LPG 3 Kg

Dia menjelaskan saat itu pemilik rumah sedang ke toko untuk membeli beberapa keperluan dapur.

Dari keterangan pemilik rumah, Imran menyebut arus pendek listrik diduga dari colokan di atas kulkas.

Kobaran api kemudian muncul dari dalam rumah, lalu menjalar ke atap hingga rumah hangus.

"Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, taksiran kerugian sementara capai Rp 70 juta, ini rusak berat," lanjut Imran.

Pemilik rumah kini harus mengungsi secara mandiri ke rumah kerabatnya, dia membutuhkan bantuan logistik.

Imran menyebut pihak pemerintah desa setempat telah melaporkan kejadian ini ke badan penanganan bencana daerah.

Tujuannya agar Fatima dapat menerima bantuan untuk mengurangi sedikit beban dari musibah tersebut.(*)


Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved