Harga Bahan Pokok
Harga Bahan Pokok di Pasangkayu Usai Lebaran, Lombok Keriting dan Tomat Naik
Seperti bawang merah misalnya, saat ini mengalami kenaikan harga mencapai Rp 45 ribu per kg, dari harga sebelumnya hanya Rp 30 ribu per kg.
Penulis: Taufan | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Foto-beberapa-bahan-pokok-di-lap.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Harga sejumlah bahan pokok di pasar Kelurahan Bambalamotu, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu Sulawesi Barat (Sulbar) terpantau belum stabil, di hari ke empat lebaran.
Beberapa bahan pokok masih mengalami kenaikan harga cukup tinggi.
Baca juga: Wisata Air Terjun Sondoang Mamuju Kini Sepi Pengunjung Meski Indah dan Masuknya Gratis
Baca juga: Sopir Travel di Mamuju Tengah Kebanjiran Penumpang di Mudik Setelah Lebaran, Harga Naik?
Menurut salah satu pedagang, Surya Ningsih saat ditemui di lapaknya, Kamis (3/4/2025), perubahan harga bahan pokok tersebut tidak stabil.
Seperti bawang merah misalnya, saat ini mengalami kenaikan harga mencapai Rp 45 ribu per kg, dari harga sebelumnya hanya Rp 30 ribu per kg.
"Kalau bawang putih sih masih stabil dari dulu harganya, yaitu Rp 50 ribu per kg," ucapnya.
Selain itu, tomat juga mengalami kenaikan harga mencapai Rp 10 ribu per kg, dari harga sebelumnya Rp 8 ribu per kg.
Di antara bahan pokok itu, saat ini lombok keriting terpantau mengalami kenaikan harga cukup tinggi, mencapai Rp 90 ribu per kg.
"Padahal sebelumnya harga Lombok keriting hanya sekitar Rp 70 sampai 75 ribu per kg," ujar Ningsih.
Selain mahal, lombok keriting saat ini juga terbilang langka.
Sejumlah pedagang nampak banyak yang tidak menjual bahan pokok tersebut, dengan alasan sulit ditemukan.
"Kemungkinan lombok keriting langka karena masih suasana lebaran, banyak petani yang belum sempat panen," pungkas Ningsih.
Selain itu, banyaknya permintaan lombok keriting oleh konsumen saat lebaran, juga menjadi penyebab bahan pokok tersebut mahal.
Meski mahal, Ningsih mengatakan masih banyak warga yang tetap membeli lombok keriting.
"Ya namanya juga orang butuh, tetap dibeli biarpun mahal harganya," tambahnya.
Di antara bahan pokok yang masih mengalami kenaikan harga usai lebaran, saat ini cabai sirup justru mengalami penurunan harga.
Harga cabai sirup saat ini hanya sekitar Rp 40 ribu per kg, dari harga sebelumnya mencapai Rp 50 ribu per kg.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan
| Pasca Lebaran, Harga Bahan Pokok di Pasangkayu Mahal, Tomat Rp22 Ribu per Kg, Bawang Merah Rp55 Ribu |
|
|---|
| Sepekan Jelang Lebaran, Harga Cabai dan Bawang di Pasangkayu Masih Ramah |
|
|---|
| Disperindag Mateng Sebut Stok LPG 3 Kg Aman dan Harga Sembako Normal Jelang Lebaran |
|
|---|
| Hampir Merata Naik, Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Topoyo Mamuju Tengah |
|
|---|
| Aneh! Stok Bawang Merah dari Enrekang Melimpah, tapi Harga di Mateng Malah 'Terbang' |
|
|---|