Jumat, 22 Mei 2026

Virus PMK

Siap-siap! Polman Perketat Keluar Masuk Sapi Buntut Puluhan Sapi Terjangkit PMK

Sejumlah petugas secara bergantian melakukan penjagaan di posko tersebut selama 24 jam.

Tayang:
Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Siap-siap! Polman Perketat Keluar Masuk Sapi Buntut Puluhan Sapi Terjangkit PMK
Asyar
Petugas kesehatan hewan saat memberikan vaksinasi hewan ternak sapi di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Polman, Selasa (14/1/2025). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) memperketat keluar masuk sapi di wilayahnya.

Pengetatan lalu lintas hewan ini imbas puluhan sapi positif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Pengetatan sudah terlihat di hari, Senin (27/1/2025).

Baca juga: Mengenal Kentongan Kyai Ulem Jumengglung di Campurjo Polman, Ukiran 1952

Baca juga: Mobil Dinas Baru Disiapkan untuk Bupati Samsul Mahmud dan Wakil Bupati Nursami

Selain virus PMK, para petugas juga mengecek dan mencegah penyebaran virus Jembrana.

Sejumlah petugas secara bergantian melakukan penjagaan di posko tersebut selama 24 jam.

Mobil pengangkut ternak yang melintas ditahan petugas untuk pemeriksaan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

SKKH ini wajib dimiliki para peternak sapi yang hendak melintas masuk di wilayah Polman atau pun keluar.

Untuk memastikan sapi yang hendak masuk telah melalui pemeriksaan dan vaksinasi PMK.

Kepala bidang peternakan, Dinas Pertanian dan Pangan (Distampan) Polman, Samio mengatakan saat ini ada 25 sapi warga terkena virus PMK.

"Lalu lintas hewan ternak lebih diperketat lagi, yang ada di perbatasan masuk wilayah Polman, kita jada 24 jam," kata Samio kepada wartawan.

Dia mengatakan hewan ternak wajib membawa SKKH dan sertifikat dari Balai Besar Veterriner Maros (BBVS) Sulawesi Selatan.

Jika pengguna jasa kata Samio tidak mengantongi persyaratan tersebut, maka akan diminta putar balik.

Hal itu untuk mengantisipasi dan menekan merebaknya virus PMK yang dapat merugikan peternak.

"Ada dua pos di atas, khusus pos yang petugas dari Polman, dan ada pos dari petugas hewan di Sulbar," lanjutnya.

Dia menambahkan terdapat tujuh orang petugas pengawas lalu lintas hewan ternak di posko.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved