Bima Arya ke Sulbar
Usai Buka Rakornas, Wamendagri Bima Arya ke Malunda Majene Tinjau Bendungan Lalu Balik ke Jakarta
setelah makan siang Wamendagri dan Forkompimda Sulbar bakal langsung melanjutkan kunjungannya di Malunda.
Penulis: Suandi | Editor: Ilham Mulyawan
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Selain membuka Rapat koordinasi nasional Rakornas) Pelaksanaan Urusan Pemerintahan Umum Tahun 2025 di Hotel Maleo, Mamuju pada Kamis (16/1/2025) hari ini, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya juga dijadwalkan akan mengunjungi bendungan di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Awalnya Bima Arya dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Polewali Mandar (Polman) pada sore hari, untuk meninjau Bendungan Sekka-Sekka di Polman.
Namun, kunjungan tersebut dialihkan ke Malunda, Kabupaten Majene.
"Iya, pukul 09.30 kami akan menjemput di Tampa Padang. Beliau juga sebenarnya akan kunjungan ke Bendungan Sekka-Sekka, namun tidak jadi. Dialihkan ke Malunda. Beliau juga mengunjungi bendungan," ujar Amujib saat dihubungi pada Kamis (16/1/2025).
Ia menambahkan, setelah makan siang Wamendagri dan Forkompimda Sulbar bakal langsung melanjutkan kunjungannya di Malunda.
"Setelah itu beliau akan langsung balik ke Jakarta," kata Amujib.
Sementara itu, Rakornas yang akan dibuka Bima Arya dijadwalkan berlangsung pukul 10.30 WITA di Hotel Maleo, Mamuju, dan akan dihadiri oleh 291 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Acara ini digelar oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum), Kementerian Dalam Negeri, sebagai forum strategis untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulawesi Barat, Herdin Ismail, menyampaikan apresiasi atas partisipasi luas dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota.
Baca juga: Balita Usia 4 Tahun Penderita Gizi Buruk Akut di Polman Dapat Bantuan Pengobatan Gratis, BPJS Aktif
Baca juga: Mangkir Panggilan Kejari Mamuju, Haris Salim Sinring Terancam Dijemput Paksa Kasus Ijazah Palsu
Sebanyak 44 peserta berasal dari 18 provinsi, 180 peserta dari 129 kabupaten/kota, serta 67 peserta lainnya dari unsur Ditjen Polpum, Forkopimda, dan organisasi masyarakat lokal.(*)
Laporan Reporter Tribun Sulbar Suandi
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.