Berita Mamuju Tengah
Beras Bansos Hilang, Begini Penjelasan Kepala Desa Tumbu Mamuju Tengah dan Bulog
Lebih lanjut ia mengatakan, setelah menerima laporan tersebut dirinya langsung mengonfirmasi pendamping bansos.
Penulis: Sandi Anugrah | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kepala-Desa-Tumbu-Usman-Jabi-saat-ditemui-di-kediamannya-Desa-Tumbu.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Kabar hilangnya beras Bantuan sosial (Bansos) yang seharusnya diterima warga Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar) ditanggapi Kepala Desa Tumbu, Usman Jabi.
Usman mengaku awalnya tidak mengetahui adanya beras hilang.
Ia baru mengetahui setelah banyaknya pemberitaan di media dan adanya pengaduan dari Kepala Dusun terkait adanya warga penerima tidak mendapatkan hak mereka.
Baca juga: Bulog Mamuju Pastikan Ketersediaan Beras dan Minyak Goreng Aman di Libur Natal dan Tahun Baru
"Saya baru tau (kabar hilangnya beras) setelah ada Pak Dusun datang mengadu ada warganya tidak mendapatkan beras," kata Usman saat ditemui Tribun-Sulbar.com, dikediamannya, Rabu (8/1/2025),
"Lantas saya jawab, kenapa bisa? Saya kemudian bertanya lagi apakah warga tersebut terdaftar namanya?," sambung Usman menirukan pertanyaannya kepada Kepala Dusun.
Lebih lanjut ia mengatakan, setelah menerima laporan tersebut dirinya langsung mengonfirmasi pendamping bansos.
Setelah ditelusuri, ternyata beras bantuan benar kurang delapan karung.
Meski demikian, ia tidak bisa memastikan apakah beras tersebut hilang di Kantor Desa atau memang tidak cukup saat menerima beras tersebut tiba di Kantor Desa dari pihak pemberi beras.
"Memang kami akui lalai, karena setiap beras yang datang diterima begitu saja tanpa kami mengkroscek dan menghitung ulang, dan kami akui itu kekeliruan kami," akunya.
Olehnya itu, berbekal pengalaman dari kejadian ini, dirinya akan lebih teliti saat menerima beras Bansos.
"Bila perlu, hari ini beras tiba di Kantor Desa, hari ini juga kami langsung undang masyarakat untuk disalurkan," ucapnya.
Sementara itu, dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Supervisor Operasional PT Jasa Prima Logistik Bulog Sulselbar, Sandy Rulianto mengatakan, penyaluran beras di Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo sudah dilaksanakan sesuai dengan prosedur.
"Untuk alokasi Desember sudah disalurkan 100 persen," jelasnya.
Menurutnya, memang ada beberapa panerima bantuan pangan yang diwakili karena berhalangan hadir.
Namun, hal ini sesuai juknis dari Badan Pangan Nasional dimana ketika penerima bantuan pangan berhalangan hadir, maka bisa diwakili oleh anggota keluarga lain, tetangga terdekat ataupun aparat desa.
| Harga Ganti Oli Mesin di Mamuju Tengah Naik Rp10 Ribu |
|
|---|
| Warga Paraili Mamuju Tengah Mengaku Dihipnotis OTK, Uang Rp15 Juta Raib |
|
|---|
| Bayi Satu Tahun di Mamuju Tengah Hanyut Terseret Arus Sungai, Ditemukan Meninggal Dunia |
|
|---|
| 73 Siswa SD Inpres Batuparigi Mamuju Tengah Ikuti ASAJ 2026 Selama Lima Hari |
|
|---|
| Jalan Trans Sulawesi di Mamuju Tengah Rusak Parah, Lubang Ditandai Pot Bunga dan Ban Bekas Warga |
|
|---|