Selasa, 2 Juni 2026

Berita Mamuju Tengah

Beras Bansos Hilang, Begini Penjelasan Kepala Desa Tumbu Mamuju Tengah dan Bulog

Lebih lanjut ia mengatakan, setelah menerima laporan tersebut dirinya langsung mengonfirmasi pendamping bansos.

Tayang:
Penulis: Sandi Anugrah | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Beras Bansos Hilang, Begini Penjelasan Kepala Desa Tumbu Mamuju Tengah dan Bulog
Sandi Anugrah/Tribun-Sulbar.com
Kepala Desa Tumbu, Usman Jabi saat ditemui di kediamannya, Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Rabu (8/1/2025). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Kabar hilangnya beras Bantuan sosial (Bansos) yang seharusnya diterima warga Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar) ditanggapi Kepala Desa Tumbu, Usman Jabi.

Usman mengaku awalnya tidak mengetahui adanya beras hilang.

Ia baru mengetahui setelah banyaknya pemberitaan di media dan adanya pengaduan dari Kepala Dusun terkait adanya warga penerima tidak mendapatkan hak mereka.

Baca juga: Bulog Mamuju Pastikan Ketersediaan Beras dan Minyak Goreng Aman di Libur Natal dan Tahun Baru

"Saya baru tau (kabar hilangnya beras) setelah ada Pak Dusun datang mengadu ada warganya tidak mendapatkan beras," kata Usman saat ditemui Tribun-Sulbar.com, dikediamannya, Rabu (8/1/2025), 

"Lantas saya jawab, kenapa bisa? Saya kemudian bertanya lagi apakah warga tersebut terdaftar namanya?," sambung Usman menirukan pertanyaannya kepada Kepala Dusun.

Lebih lanjut ia mengatakan, setelah menerima laporan tersebut dirinya langsung mengonfirmasi pendamping bansos.

Setelah ditelusuri, ternyata beras bantuan benar kurang delapan karung.

Meski demikian, ia tidak bisa memastikan apakah beras tersebut hilang di Kantor Desa atau memang tidak cukup saat menerima beras tersebut tiba di Kantor Desa dari pihak pemberi beras.

"Memang kami akui lalai, karena setiap beras yang datang diterima begitu saja tanpa kami mengkroscek dan menghitung ulang, dan kami akui itu kekeliruan kami," akunya.

Olehnya itu, berbekal pengalaman dari kejadian ini, dirinya akan lebih teliti saat menerima beras Bansos.

"Bila perlu, hari ini beras tiba di Kantor Desa, hari ini juga kami langsung undang masyarakat untuk disalurkan," ucapnya.

Sementara itu, dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Supervisor Operasional PT Jasa Prima Logistik Bulog Sulselbar, Sandy Rulianto mengatakan, penyaluran beras di Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo sudah dilaksanakan sesuai dengan prosedur.

"Untuk alokasi Desember sudah disalurkan 100 persen," jelasnya.

Menurutnya, memang ada beberapa panerima bantuan pangan yang diwakili karena berhalangan hadir.

Namun, hal ini sesuai juknis dari Badan Pangan Nasional dimana ketika penerima bantuan pangan berhalangan hadir, maka bisa diwakili oleh anggota keluarga lain, tetangga terdekat ataupun aparat desa. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved