Berita Mamasa
Apa Kabar Pasar yang Dijanjikan Jokowi? Pj Bupati Mamasa Irit Bicara
Dua fasilitas umum yang telah diintruksikan Jokowi itu telah didengar ribuan masyarakat, sehingga Pemda harus menindaklanjutinya.
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Presiden-RI-Joko-Widodo-saat-berkunjung-di-RSUD-Kondosapata.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Instruksi presiden (Inpres) Jokowi soal pembangunan pasar dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata, Kabupaten Mamasa, hingga saat ini belum ada kejelasan.
Pasalnya Inpres akhir masa jabatan presiden Jokowi itu, menuai pertanyaan di masyarakat.
Baca juga: Hasil Pleno Rekapitulasi PPK Pangale Mateng, Arsal - Askary Unggul dari Paslon SALAM dan HARISMA
Baca juga: Polres Pasangkayu Tangkap 2 Pengedar Sabu di Desa Ako
Sebab hingga saat ini progres pembangunannya sama sekali belum ada kejelasan.
Salah satu aktivis di Mamasa, Stanley Gadion Buntukaraeng, meminta pihak Pemerintah daerah (Pemda) Mamasa, dalam hal ini Pj Bupati Mamasa, Dr Zain, untuk transparan soal Impres Jokowi tersebut.
Kata Stanley, dua fasilitas umum yang telah diintruksikan Jokowi itu telah didengar ribuan masyarakat, sehingga Pemda harus menindaklanjutinya.
"Pemda harus terbuka ke publik, agar tidak ada kecurigaan masyarakat," ungkap Stanley kepada Tribun-Sulbar com, Selasa (3/12/2024).
Stanley mengatakan, jika dalam waktu dekat progres pembangunan pasar dan RSUD Kondosapata tak ada kabar, maka pihaknya akan melakukan aksi ujuk rasa.
Sementara itu, dikonfirmasi Pj Bupati Mamasa, Dr Muhammad Zain, namun memilih irit bicara ke media.
Zain mangaku, progres Inpres Jokowi tersebut tengah dalam proses.
Ditanya terkait pembebasan lahan untuk pembangunan pasar dan RSUD Kondosapata, namun Zain hanya menyebut sementara proses.
Ia mengatakan, terkait progres selanjutnya, pihaknya baru mau menanyakan ke kementrian PUPR di Jakarta.
"Proses, nanti saya ke Jakarta saya tanyakan ke kementrian PUPR," sebut Zain kepada wartawan, Selasa (3/12/2024).
Kata Zain, pihaknya enggan bicara soal pasar dan RSUD sebelum ada bukti.
Ditanya soal Pembebasan lahan terkait Impres Jokowi tersebut namun Zain tak menjelaskan secara gamblang.
"Proses," ucap Zain.
Diketahui pada 27 April 2204 lalu, Jokowi berkunjung ke Kabupaten Mamasa dan mengintruksikan pembangun pasar dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata.
Namun hingga saat ini, progres terkait pasar dan RSUD tersebut seakan hilang ditelan masa.
Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com, Hamsah Sabir
| Keluarga Korban Persetubuhan Anak di Mamasa Tuding Jaksa Ingin Ringankan Hukuman Pelaku |
|
|---|
| KISAH 50 Kepala keluarga Tempuh 1,5 Km Demi Setetes Air Bertahan di Pepana Mamasa dalam Keterbatasan |
|
|---|
| Rumah Petani di Mamasa Terbakar 7 Karung Gabah dan 5 Karung Kopi Ludes Dilalap Kerugian Rp25 Juta |
|
|---|
| Longsor Tutup Akses Jalan, 6 Desa di Tabulahan Mamasa Sudah 2 Pekan Terisolir |
|
|---|
| Bawa Materi di Retreat Pemkab Mamasa, Junda Dorong Birokrasi Kompak dan Kolaboratif |
|
|---|