PPPK Pasangkayu
Guru Honorer SMAN 1 Bambalamotu Terbanyak Terangkat PPPK se-Kabupaten Pasangkayu
Adapun guru honorer SMAN 1 Bambalamotu yang sempat mendaftar PPPK tahun, ini yaitu sebanyak 14 orang.
Penulis: Taufan | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Hardi-Kepala-Sekolah-SMAN-1-Bambalamotu-saa.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Pembukaan lowongan pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap pertama, Kabupaten Pasangkayu dibuka sejak tanggal 1 Oktober 2024 dan telah berakhir pada tanggal 20 Oktober kemarin.
Adapun kuota PPPK yang dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Pasangkayu yaitu sebanyak 420, dengan rincian 40 tenaga guru, 40 tenaga kesehatan dan 340 tenaga teknis.
Baca juga: Dana Nasabah Rp21 Juta Hilang di Rekening, BRI Pelattoang Majene Disebut Tak Bertanggungjawab
Baca juga: Polisi Cari Badik yang Dipakai Pelaku Tikam Sopir Bus di Takandeang Mamuju, Dibuang di Jurang
Dari 40 kuota untuk tenaga guru tersebut, SMAN 1 Bambalamotu memiliki 10 guru honorer yang lolos PPPK tahun ini.
Kepala Sekolah SMAN 1 Bambalamotu, Hardi mengatakan bahwa sekolah mereka memiliki guru honorer terbanyak yang lolos PPPK tahun ini se-Kabupaten Pasangkayu, tingkat SMA.
"Kalau melihat data, sekolah kami yang paling banyak guru honorernya yang lolos PPPK tahun ini se-Kabupaten Pasangkayu,"terangnya, Senin (21/10/2024).
Hardi mengatakan, dari 10 guru honorer yang lolos PPPK itu, 8 diantaranya merupakan tenaga honorer yang sudah lama mengabdi di SMAN 1 Bambalamotu.
"Sedangkan dua di antaranya merupakan guru honorer dari luar yang lolos PPPK dan ditempatkan di sini," ujar Hardi.
Adapun guru honorer SMAN 1 Bambalamotu yang sempat mendaftar PPPK tahun, ini yaitu sebanyak 14 orang.
"Dari 14 orang itu, alhamdulliah sebanyak 8 orang guru kami yang lolos" tambah Hardi.
Hardi menambahkan, beberapa guru honorer yang lolos PPPK itu ada yang sudah mengabdi selama lima tahun.
"Alhamdulillah beberapa di antaranya bisa dikatakan belum terlalu lama mengabdi, rata-rata hanya kisaran lima tahun. Dan juga beberapa diantaranya merupakan alumni sini, dan kemudian mengabdi di sekolah ini," tambahnya.
Adapun nama-nama guru honorer yang lolos PPPK itu diantaranya, Rismawati, Juliana, Hasmia, Marlina, Kurnia, Juwita, Ahmad Setiawan Muslim, Eliza Ulandari, Rizal Wahyudin dan Soeharbin.
Kepala Sekolah SMAN 1 Bambalamotu itu mengatakan, hal ini mungkin sudah wajar, mengingat SMAN 1 Bambalamotu memang merupakan sekolah tertua.
"Saya rasa mungkin karena sekolah kami merupakan sekolah lama dan lumayan besar, karena dibangun sejak tahun 2006," tutupnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan