Jumat, 17 April 2026

Berita Mamasa

Dilanda Hujan Deras, Jalan Penghubung Dua Desa di Tabulahan Mamasa Tertutup Material Longsor

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Pangandaran, Agus Susanto saat fikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Kamis (29/8)2024).

Tayang:
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Dilanda Hujan Deras, Jalan Penghubung Dua Desa di Tabulahan Mamasa Tertutup Material Longsor
Hamsah Sabir/Tribun-Sulbar.com
Kondisi jalan poros penghubung dua desa di Desa Pangandaran dan Desa Burana, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa. 

TRIBUN-SULBAR COM, MAMASA - Bencana longsor terjadi di Jalan penghubung dua desa yakni Desa Pangandaran dan Desa Burana, Kecamatan Tabulahan Kabupaten Mamasa, tertutup material longsor.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (28/8/2024) kemarin saat wilayah tersebut dilanda hujan deras.

Akibatnya 11 titik longsor menututp badan jalan penghubung dua desa tersebut.

Baca juga: Bencana Longsor Mamasa 1.270 Jiwa Warga Mengungsi, Poros Mamasa-Mamuju Sudah Bisa Dilalui

Masyarajat tak mampu membersihkan material lonsor menggunakan alat berat.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Pangandaran, Agus Susanto saat fikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Kamis (29/8)2024).

Agus Susanto mengatakan, jalan poros Burana-Pangadaran yang baru dibangun tahun 2023 kini kembali rusak para akibat bencana tanah longsor.

Agus mengaku, pada tahun 2023 lalu pihaknya telah lakukan pelebaran dan pembersihan jalan ruas Desa Burana-Pangadaran dan sudah dapat dilalui kendaraan roda empat.

Namun adanya bencana longsor yang terjadi mengakibatkan jalan penghubung dua desa itu kembali rusak totol.

"Sudah dikerja tahun lalu tapi kemarin terjadi longsor di 11 titik yang mengakibatkan akses ke Pangandaran terputus total," ucap Agus.

Ia meminta bantuan Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa untuk menurunkan alat berat membersihkan material longsor.

Pahaknya telah berupaya melakukan pembersihan dengan alat seadanya tetapi terkendala karena banyaknya material longsor.

"Kami minta bantuan Pemda Mamasa untuk menurunkan alat berat membersihkan material longsor," tutur Agus Susanto.

Ia katakan, ruas Lakahang, Burana-Pangandaran merupakan satu-satunya akses masyarakat pangandaran memasok kebutuhan pokoknya.

"Ini akses satu-satunya," tandasnya.(*)

Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com, Hamsah Sabir

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved