Dana Desa
60 Desa di kabupaten Mamuju Belum Cairkan Dana Desa
Sahara menyampaikan, dari 88 desa tersebut masih proses pemasukan berkas terkait penyaluran.
Penulis: Lukman Rusdi | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kantor-Desa-Pemberdayaan-Masyarakat-De.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Realisasi Pencairan Dana Desa (DD) 2024 di Kabupaten Mamuju per triwulan III baru tercatat 28 desa dari 88 desa se-Kabupaten Mamuju melakukan pencairan tahap III dana desa 2024.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Keungan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Mamuju, Sahara kepada Tribun-Sulbar.com, saat dijumpai di kantornya, Jl Kurungan Bassi Kelurahan Rimuku Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (13/8/2024) siang.
Baca juga: Pilkades Mamuju Digelar Usai Pilkada, Telan Anggaran 1 Milliar
Baca juga: Rumah Warga Rimuku Mamuju Terendam Usai Hujan Lebat di Kota Mamuju
Sahara menyampaikan, dari 88 desa tersebut masih proses pemasukan berkas terkait penyaluran.
“Per tanggal 3 Agustus 2024, dari 88 desa tersebut, saat ini ada 28 desa yang sudah cair,” kata Sahara kepada Tribun-Sulbar.com.
Diketahui 28 desa tersebut tersebar di beberapa kecamatan di Kabuapten Mamuju, diantaranya, Kecamatan Tapalang yang sudah melaukan pencairan di antara desa Orobatu, Takandeang, Bela, sementara empat desa lainnya belum menyerahkan dokumen.
Kemudian Kalukku sudah melakukan pencairan yakni desa Sondoang dan Keang, dan sedang dalam proses pencaiaran yakni desa Belang-Belang, sementara enam desa lainnya belum menyerahkan dokument.
Kecamatan Mamuju, dari empat desa belum ada yang melakukan pencairan dan baru Desa Bambu dalam proses pencairan.
Kemudian Kalumpang, dari 13 desa, empat desa diantaranya sudah melakukan pencairan yakni desa Karataun, Siraun, Polio dan Limbong, sementara desa Salumakki, Makkaliki, Baru Makkada masih dalam proses pencairan, dan enam desa lainnya belum menyerahkan dokument.
Papalang, dari sembilang baru satu diantaranya sudah melakukan pencairan yaitu desa Topore sementara delapan desa lainnya belum menyerahkan dokument.
Sampaga, dari tujuh desa diantara baru desa Bunde, Kalonding, dan Salubara sudah melakukan pencairan sementara lainnya belum menyerahkan dokument.
Kemudian Tommo, dari 14 desa, baru enam desa sudah melakukan pencairan yakni, Tommo, Campaloga, Tamejarra, Malino, Sandana, dan Saludengen, dua diantaranya yakni dalam proses pencairan yaitu desa Tamemongga dan Kalepu.
Simboro dan Kepulauan, dari enam desa baru dua diantaranya sudah melakukan pencairan yakni desa Saletto dan desa Bitteng Utara, sementara lainnya belum menyerahkan dokument.
Tapalang Barat, dari tuju desa, baru dua sudah melakukan pencairan yakni desa Dungkait dan Pasa’bu, sementra desa lainnya belum menyerahkan dokument.
Bonehau, dari sembilang desa baru empat yang sudah melakukan pemcairan yakni desa Tamalea, Lumika, Mappu, dan Hinua, lainnya belum menyerahkan dokument.
Terakhir Bala-balakang, dari dua desa yakni Bala-balakang dan Bala-balakang Timur, yang sudah melalukan pencairan itu Bala-balakang Timur.
| Kejari Mamuju Periksa 8 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Uhaimate |
|
|---|
| Jaksa Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara dari Inspektorat, Kades Uhaimate Mamuju Segera Dipanggil |
|
|---|
| Inspektorat Mamuju Sebut Anggaran Dana Desa Uhaiamte Tahun 2020 Tak Ada SPJ |
|
|---|
| Dugaan Korupsi Dana Desa Uhaimate Mamuju, Inspektorat Hitung Kerugian Negara |
|
|---|
| Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa, Mobil dan Sertifikat Rumah Kades Tanambuah Disita |
|
|---|