Rabu, 22 April 2026

Berita Polman

Lerai Pemuda Cekcok Soal Hp, Pria di Polman Malah Ditebas Parang, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi mendapat laporan langsung bergerak ke lokasi kejadian perkara di Kelurahan Lampa, Kecamatan Mapilli.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Lerai Pemuda Cekcok Soal Hp, Pria di Polman Malah Ditebas Parang, 2 Pelaku Ditangkap
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Personel Polsek Wonomulyo saat mengamankan dua orang terduga pelaku penganiaya di Kelurahan Lampa, Kecamatan Mapilli, Polman, Selasa (30/7/2024) malam. 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Kepolisian Sektor (Polsek) Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) tangkap dua pemuda terduga pelaku tindak pidana penganiayaan gunakan senjata tajam jenis parang, Selasa (30/7/2024).

Dua pemuda ditangkap inisial AW (22) dan AP (27) secara bersama menganiaya korban inisial AL (47).

Tindak pidana penganiayaan ini terjadi sekitar pukul 19.00 Wita, Senin (29/7/2024) tadi malam.

Baca juga: Polisi Reka Ulang Kasus Penganiayaan di Polman, Berawal Jam Tangan Korban Tertinggal di Salon

Polisi mendapat laporan langsung bergerak ke lokasi kejadian perkara di Kelurahan Lampa, Kecamatan Mapilli.

Korban AL mengalami luka robek pada bagian kepala, jidat, dan lengan, terkena sabetan senjata tajam jenis parang.

Sementara dua pemuda terduga pelaku langsung diamankan beserta sejumlah barang bukti.

"Terjadi penganiayaan secara bersama atau dua melawan satu orang, gunakan senjatanya tajam jenis parang," terang Kapolsek Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna kepada wartawan.

Dijelaskan awalnya korban melerai adu mulut atau pertikaian antara dua pemuda gegara masalah handphone.

Saat itu adik salah satu terduga pelaku dituduh oleh warga bernama Appang, telah mencuri sebuah handphone genggam.

Sehingga terduga pelaku mendatangi Appang di pos untuk meluruskan permasalahan ini.

"Namun saat bertemu terjadi cekcok, lalu datang korban melerai dengan cara memukul pelaku," lanjutnya.

Disebutkan saat itu pelaku tidak terima dan langsung pulang ke rumahnya mengambil senjata tajam jenis parang.

Saat kembali ke pos, korban saat itu juga telah memegang senjata tajam jenis parang.

Mereka pun terlibat pertengkaran, warga sekitar melerai dan langsung mengamankan pelaku.

Korban berlumuran darah langsung dibawa ke Puskesmas Mapilli, untuk segera mendapat pertolongan.

"Motifnya kesalahpahaman antara pelaku dan korban, kita sudah amankan dua orang, dan masih ada satu dalam pengejaran," ungkap Sandy.

Dia menyebut dua orang terduga pelaku saat ini telah diserahkan ke Mapolres Polman untuk pemeriksaan lanjutan.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved