Harga Beras

Dinas Perdagangan Mamasa Upayakan Pasar Murah Imbas Harga Beras Naik

Harga beras di Kabupaten Mamasa, merangkak naik hingga mencapai Rp 15 ribu perkilo gram.

|
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Hamsah Sabir
Stok beras di lapak salah satu pedagang di Jl Ahmad Yani No.23 Kelurahan Mamasa, Kabupaten Mamasa. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Mamasa, Kain Lotong Sembe', tanggapi soal lonjakan harga beras.

Harga beras di Kabupaten Mamasa, merangkak naik hingga mencapai Rp 15 ribu perkilo gram.

Bahkan harga beras untuk jenis medium mencapai Rp 16 ribu perkilo gram.

Menurut Kadis Perrdagangan Mamasa, Kain Lotong Sembe', kenaikan harga tersebut dipicu kurangnya ketersediaan beras di Polewali Mandar (Polman) karena panen yang tidak serentak.

Baca juga: INI Penyebab Kenaikan Beras di Mamuju Tak Terkendali

Baca juga: Harga Beras di Mamasa Merangkak Naik, Tembus Rp 15 Ribu Per Kilo

Dengan begitu kata dia, langkah-langkah yang telah dilakukan oleh pemerintah adalah, menghimbau masyarakat tidak boros pangan kendati stok di pasar relatif masih tersedia.

Karena itu kata dia, pihaknya akan bekerjasama dengan dinas ketahanan pangan dan Bulog Polman untuk mengupayakan pasar murah.

Bahkan pihaknya juga akan mengupayakan bantuan pangan lainnya.

"Ia, beras untuk medium (Kepala Ciliwung) memang ada kenaikan, saat ini mencapai 16.666 per Kg," ungkap Kain Lotong Sembe', saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, via pesan whatsappnya, Rabu (21/02/2024).

Ia menambahkan, untuk beras lokal masih tersedia di pedagang dengan harga yang masih normal.

"Banyak juga tersedia di pedagang dengan rata-rata harga Rp 13 ribu perliter," pungkasnya.

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Hamsah Sabir

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved