Warga Diterkam Buaya
FAKTA Warga di Pasangkayu Tewas Usai Diterkam Buaya, Ditemukan 500 Meter dari Titik Awal Ada Luka
ketika ditemukan, jasad korban masih dalam keadaan utuh namun terdapat goresan di paha yang diyakini bekas gigitan buaya
Penulis: Jufriadi | Editor: Ilham Mulyawan
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Wahyu (20), warga pasangkayu ditemukan tewas pada Sabtu (20/5/2023), setelah sehari sebelumnya dia diterkam dan diseret buaya, ketika sedang mencari ikan penja di hulu Sungai Sulu, Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Korban ditemukan pada Sabtu pagi (20/5/2023) pukul 09.00 WITA.
Korban bernama Wahyu (20) ditemukan kondisi tak bernyawa dengan sejumlah fakta.
Baca juga: Padahal Sering Muncul Buaya Namun Hulu Sungai Sulu Pasangkayu Tidak Dipasangi Papan Peringatan
Baca juga: Warga Pasangkayu yang Diterkam Buaya Ditemukan Tak Bernyawa, Istri Korban Histeris
"Faktanya ditemukan sekitar 500 meter dari titik lokasi pertama kali hilang," terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasangkayu I Nyoman Suandi.
Disebutkan, korban juga ditemukan dan ditemukan ada goresan luka di paha.
"Karena korban sudah dibungkus kain. Menurut info dari teman-teman bertugas di lapangan ada goresan di paha, tapi intinya kondisi jasad korban masih dalam keadaan utuh," jelasnya.

Ditambahkan, dengan ditemukannya korban BPBD Pasangkayu juga sudah menyerahkan ke pihak keluarga.
Dengan ini, I Nyoman Suandi, menyatakan bahwa pencarian sudah dihentikan pasca korban dinyatakan ditemukan.
"Sesuai perintah bupati, korban harus kita temukan. Dan akhirnya, kita bersyukur korban ditemukan dan pencarian kita nyatakan sudah berakhir," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, Wahyu (20) warga Bambalamotu PAsangkayu, Sulawesi Barat ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, Sabtu (20/5/2023) setelah sehari sebelumnya dia diterkam buaya, ketika sedang mencari ikan penja bersama istrinya di pantai yang berada di wilayah Desa Karya Bersama Pasangkayu.
Menurut Kepala Desa karya Bersama, Rahmanuddin, sungai sulu yang ada di jembatan menghubungkan Dusun Sulu dan Dusun Palapitenggo memang sering muncul buaya.
"Sudah sering buaya muncul disini (sungai Sulu). Banyak masyarakat sering melihat," katanya kepada Tribun-Sulbar.com.
Pada Sabtu pagi (20/5/2023), korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh Tim BPBD bersama Tim SAR.
Rahmanuddin, mengatakan kejadian kali ini adalah yang terbaru sejak yang terpilih menjadi Kades Maret 2022 lalu.
Ditanya soal, papan pemberitahuan bahaya buaya di sekitar sungai, dikatakan bahwa hal itu akan dikoordinasikan Pemda.
"Kita akan sampaikan ke Pemda, apa lagi ini sudah ada korban," jelasnya.
Pantauan di sekitar muara sungai Sulu Karya Bersama, pukul 10.00 WITA, tak ada satupun papan peringatan bahaya buaya di di daerah itu.
Ditemukan Setelah 18 jam Hilang
Wahyu (20), warga Bambalamotu Pasnagkayu, Sulawesi Barat yang diterkam buaya akhirnya ditemukan, Sabtu (20/5/2023).
Korban ditemukan tim penyelamat dalam kondisi tak bernyawa.
Korban ditemukan di muara sungai Sulu, tidak jauh dari lokasi hilangnya korban di Dusun Sulu Desa Karya Bersama.

Proses pencarian sempat dilakukan hingga berjam-jam.
Setelah dinyatakan hilang, korban ditemukan setelah 18 jam hilang.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasangkayu dibantu Tim SAR Mamuju, menemukan korban sekitar pukul 09.30 WITA.
Kepala BPBD Pasangkayu, I Nyoman Suandi, yang memimpin proses pencarian tersebut, menyatakan bahwa korban ditemukan tak bernyawa.
"Korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya ke wartawan di TKP.
Dengan ditemukannya korban, makan proses pencarian juga dinyatakan dihentikan.
"Dengan ditemukan korban, maka pencarian dihentikan. Karena perintah bupati harus ditemukan dalam keadaan apapun," jelasnya.
Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi ditemukannya korban sekitar pukul 10.00 WITA, istri korban, Rina terlihat histeris menyaksikan suaminya ditemukan sudah dalam keadaan meninggal.
Sementara Tim SAR dibantu dengan masyarakat langsung membawa korban diserahkan ke pihak keluarga.
Berawal dari Cari Ikan Penja
Kronologi seorang warga di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat hilang usai diterkam buaya, Jumat sore (19/5/2023).
Warga bernama Wahyu asal Bambalamotu, Pasangkayu itu hilang saat sedang mencari penja di pantai.
"Infonya sudah betul, hilang diterkam buaya
"Kejadiannya cepat, banyak yang lihat kalau diterkam buaya," terang Mertua korban, Ari yang ditemui di tempat kejadian.
Awalnya, korban Wahyu bersama istrinya, Rina (21) dan lima anggota keluarga lainnya menuju ke Muara Pantai Dusu Sulu dengan maksud mencari ikan penja.
Sekitar pukul 15.30 Wita, Wahyu bersama istrinya dan beberapa orang warga tiba di pantai kemudian menyebar sepanjang pantai mencari ikan Penja.
Namun Wahyu bersama istrinya terpisah dengan jarah kurang lebih 1 meter dengan warga yang lainnya.
Lalu sekitar pukul 16.40Wita, secara tiba-tiba Wahyu diterkam dan diseret buaya yang berada di dalam air.
Ketika itu Rina, kaget dan berteriak histeris sambil menolong menarik Wahyu suaminya yang sedang diterkam buaya, tetapi gigitan buaya yang sangat kuat, teus menyeret Wahyu ke dalam air.
Warga yang mendengar teriakan bergegas sambil berlari menuju tempat kejadian.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.