Piala Dunia 2022
Tarian Terakhir The Messiah
Di rerumputan hijau stadion itu, akan terjadi “pengadilan”; dan Sang Final akan memberi kesempatan kepada masing-masing menyampaikan pembelaan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/willy-kumurur_20180213_064430.jpg)
Andai waktu adalah sebuah lingkaran yang mengitari dirinya, dunia akan mengulang dirinya sendiri. Demikian tulis Allan Lightman dalam bukunya Einstein’s Dream. Argentina kembali tampil di final, namun apakah untuk kembali kalah?
Esok malam, para dewa dan seniman bola dunia berjumpa di gelanggang menghadapi forum “pengadilan” terakhir. Mereka telah mencapai tingkat pemenuhan kebutuhan yang tak dapat digapai oleh semua orang. Puncak tertinggi hirarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow, adalah aktualisasi diri.
Bagi para dewa bola, puncak itu tercapai ketika memenangkan pertempuran di gelanggang.
Kebahagiaan puncak yang hanya dapat dirasakan namun tak dapat dijelaskan.
Tak akan ada semantik atau sintaksis bahasa yang dapat mengungkapkan ekstase itu. Stadion Lusail Iconic akan menjadi saksinya, sambil mencatat senyum, tawa ria dan linangan air mata dari para pelakunya.