Berita Mamuju

Januari - November 2022, 33 Anak dan 65 Perempuan Jadi Korban Kekerasan Seksual di Mamuju

Data tersebut berdasarkan laporan atau aduan yang diterima oleh petugas Dinas PPPA Kabupaten Mamuju.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
ist/Tribun-Sulbar.com
Ilustrasi kekerasan seksual pada perempuan dan anak 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Mamuju melaporkan, ada 33 anak yang menjadi korban kekerasan seksual sepanjang Januari - November 2022.

Sementara, untuk data kekerasan terhadap perempuan sebanyak 65 untuk periode sama.

Data tersebut berdasarkan laporan atau aduan yang diterima oleh petugas Dinas PPPA Kabupaten Mamuju.

Kepala Dinas PPPA Mamuju Masyitah Syam mengatakan, tren kasus kekerasan seksual pada anak dan perempuan itu terbanyak di wilayah Kota Mamuju.

"Kasus ini dari laporan yang kami terima dari masyarakat dan kasus-kasus yang selama kita tangani," ungkap Masyitah saat ditemui Tribun-Sulbar.com, di kantornya, Jl Soekarano Hatta, Mamuju, Senin (5/12/2022).

Kata dia, sisi lain dari tren positif ini karena keberanian masyarakat untuk melaporkan ke pihak-pihak berwajib.

Menurutnya, masyarakat saat ini sudah mulai terbuka ketika ada kekerasan mereka langsung melapor.

"Saat ini masyarakat kita sudah terbuka dan ketika mereka mendapat kekerasan ia mengadu ke pemerintah setempat atau ke pihak berwajib," tukasnya.

Karena itu, jika ada masyatakat yang mengalami kekerasan itu bisa megadu ke pemerintah setempat atau pihak berwajib.

Bahkan, bisa langsung datang ke pos pengaduan yang ada di Dinas PPPA Mamuju dan akan langsung ditangani dan diampingi.

"Kita tunggu aduan dari masyarakat jika pasti kita akan lakukan pendampingan," tandasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved