Dinas Perkim Sulbar

Terkait MARR II, Rusdi: Perkim Sebatas Pengukuran dan Pembebasan Lahan

Saat menemui massa aksi turut hadir Kadis PU Sulbar Muhammad Aksan, Kadis DLHK Sulbar Aco Takdir dan perwakilan Balai Jalan Nasional Sulawesi Barat.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Ilham Mulyawan
habluddin/Tribun-Sulbar.com
PPTK Pengadaan Tanah Dinas Perkim Provinsi Sulawesi Barat Rusdi Saleh saat berdialog bersama warga Tambi dan Kampung Baru Mamuju di depan pagar Pemprov Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Jumat (2/12/2022).(Hablu) 

Laporan wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - PPTK Pengadaan Tanah Dinas Perkim Provinsi Sulawesi Barat Rusdi Saleh menjelaskan ke masyarakat Tambi dan Kampung Baru terkait peran Perkim Sulbar.

Hal tersebut, disampaikan saat menemui massa aksi masyarakat Tambi dan Kampung Baru Mamuju di depan pagar Pemprov Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Jumat (2/12/2022).

"Kita hanya pengukuran dan pembebasan lahnnya," kata Rusdi.

Sementara, untuk jalur pembangunan arteri II atau Jalan Mamuju Arterial Ring Road (MARR) II bukan kewenangan Perkim Sulbar.

Sehingga, tidak bisa menjawab tuntutan para massa aksi masyarakat Tambi dan Kampung Baru Mamuju.

"Bukan kewenangan kami soal jalur pembangunannya," ungkap Rusdi.

Saat menemui massa aksi turut hadir Kadis PU Sulbar Muhammad Aksan, Kadis DLHK Sulbar Aco Takdir dan perwakilan Balai Jalan Nasional Sulawesi Barat.

Sebelumnya, Kadis Perkim Sulbar Saharuddin mengungkapkan adanya penambahan anggaran Rp 20 miliar untuk pembebasan lahan jalan arteri.

"Tambahan anggaran ini untuk pembebasan lahan arteri II," kata Saharuddin.

Saat ini, kata Saharuddin baru masuk tahap pengukuran lahan yang dilewati pembangunan arteri.

Setelah itu, masuk tahap pembebasan lahan.

"Sebenarnya sudah berlangsung sejak kemarin dan sudah mencapai pada tahap apreser," bebernya.

Dalam pelaksanaannya di lapangan Perkim bekerjasama Pemkab Mamuju dan balai.

"Bahkan sudah dikomunikasikan dengan pusat, karena lagi-lagi anggaran APBN di tanggal 16 sudah harus selesai," tandasnya.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved