Berita Polman

Puluhan Ekor Sapi Mati Terserang Jembrana, Polman Terapkan Lockdown Pengiriman Hewan

Upaya ini dilakukan pasca puluhan ternak sapi di daerah ini dilaporkan mati diduga terserang penyakit Jembrana.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Tim dokter hewan Distanak Polman lakukan pemeriksaan kondisi kesehatan sapi pasca Puluhan sapi mati diduga terserang Jembrana.dok Isnaniah 

TRIBUN - SULBAR.COM, POLMAN - Dinas Pertanian dan Peternakan memberlakukan lockdown aktivitas pengiriman hewan ternak ke luar Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Upaya ini dilakukan pasca puluhan ternak sapi di daerah ini dilaporkan mati diduga terserang penyakit Jembrana.

"Wajib untuk tidak keluar ternak dari Polman," kata Kepala Bidang Dinas Pertanian dan Peternakan Kaharuddin.

Karantina wilayah hewan ternak diberlakukan sampai daerah ini dinyatakan bebas dari penyakit tersebut.

"Lockdown diberlakukan sampai normal kembali , dan menyesuaikan aturan dari badan bencana nasional," paparnya.

Untuk mengantisipasi penularan lebih banyak, Distanak Polman mengintensifkan sosialisasi dan pengecekan kondisi kesehatan hewan ternak.

Sebelumnya diberitakan Puluhan ekor ternak sapi di Polman mati mendadak akibat terserang virus Jembrana.

Dugaan tersebut berdasarkan hasil investigasi Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) dan pemeriksaan sampel laboratorium Balai Besar Veteriner Maros.

"Penyakit ini baru masuk 19 Agustus 2022, pertama kali di Sulawesi Barat," kata Dokter Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Polman, drh Isnaniah Bagenda.

Isnaniah menyampaikan dari laporan diterima sudah ada sekitar 60 ternak sapi terserang virus atau penyakit tersebut.

"Perkiraan sementara sudah lebih 40 ekor mati, tapi validnnya sementara kita data," tuturnya.

Isnaniah menyampaikan ciri ciri ternak terserang penyakit Jembrana.

selain keringat darah, sapi alami pembengkakan kelenjar sub scapularis pada kaki depan dan kelenjar femoralis kaki belakang.(san)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved