Breaking News:

Seleksi Panwascam

Ketua Bawaslu Sulbar Fitrinela Sebut Panwascam Tugasnya Pencegahan hingga Penindakan

Panwascam selain mengawasi penyelenggara juga bertugas pengawasi masyarakat dan peserta Pemilu kata Ketua Bawaslu Sulbar Fitrinela Patonangi.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Hablu Hambali
Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sulbar Fitrinela Patonangi saat hadiri podcast Tribun-Sulbar.com di Jl Martadinata, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Selasa (4/10/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) memiliki tugas dan fungsi yang tidak sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang hanya melaksanakan penyelenggaraan.

Panwascam selain mengawasi penyelenggara juga bertugas pengawasi masyarakat dan peserta Pemilu.

Hal tersebut, disampaikan Ketua Bawaslu Sulbar Fitrinela Patonangi saat hadiri podcast Tribun-Sulbar.com di Jl Martadinata, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Selasa (4/10/2022).

"Tugas Panwascam ini melakukan upaya pencegahan dan pengawasan. Termasuk melakukan tindakan potensi pelanggaran dengan berkoordinasi dengan Bawaslu kabupaten hingga ke provinsi," kata Fitrinela.

Menurutnya, petugas Panwascam ini butuh keterampilan khusus.

Begitupun, memiliki independensi dan integritas tinggi dalam menjaga demokrasi agar berjalan lancar dan aman.

"Jadi mari bersama-sama melakukan pengawasan. Selalu saya bahasakan kurang peduli kita terhadap Petugas, apa diberikan negara tidak sebanding dikerjakan. Tapi komitmen bersama mengawasi Pemilu 2024 menjadi ujung tombak bersama, makanya kami butuh perempuan hebat di luar sana untung bergabung," ungkap Fitrinela.

Selanjutnya, banyak perempuan berpikir tidak memiliki kemampuan dan dianggap itu tugas laki-laki saja.

Padahal, kata Fitrinela cara berpikir inilah yang harus dibuang.

"Jangan berpikir tidak memiliki kemampuan, baru belum mencobanya. Ikut seleksi itu sudah memilik modal besar meski belum lulus, karena memiliki pengetahuan dan pengalaman," bebernya.

Sehingga, Fitrinela menyampaikan bahwa kesempatan-kesempatan ini sering kali perempuan membatasi dirinya

Pemilu 2024 ini memiliki tantang sendiri kepada siapapun.

"Mari kita ambil bagian dan menjadi panwascam bersama-sama menciptakan demokrasi yang sehat," tuturnya.

Selain itu, ada beberapa pengetahuan yang harus dimiliki para calon Panwascam.

Mulai, pengetahuan seputar ilmu kepengawasan demokrasi kearifan lokal.

"Harus mengenali wilayah kecematan dan memiliki energi yang kuat, karena pengawasan dilakukan bukan hanya penyelenggara, tapi terhadap warga dan peserta Pemilu juga,"tandasnya.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved