Beasiswa Manakarra

Ketua PMII Mamuju Desak Ombudsman RI Percepat Proses Pelanggaran Kode Etik Lukman Umar

Menurutnya, seharusnya Lukman Umar diberhentikan sementara sebelum keluar keputusan dari Ombudsman RI.

Editor: Nurhadi Hasbi
Facebook Syamsuddin
Calon Ketua Umum PMII Mamuju, Syamsuddin 

TRIBUN-SULBAR.COM - Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mamuju, Syamsuddin, mendesak Ombudsman Republik Indonesia, mempercepat polemik dugaan pelanggaran kode etik dan kode perilaku Kepala Ombudsman Perwakilan Sulbar, Lukman Umar.

Lukman Umar mendapat sorotan setelah menjadi salah satu penerima Beasiswa Manakarra sebesar Rp 30 Juta dari Pemkab Mamuju, namun harus melakukan pengembalian dana karena menjadi temuan BPK-RI karena tidak memenuhi syarat.

Syam sapaannya mengatakan, sangat jelas ada pelanggaran, jangan sampai polemik tersebut terus didiamkan.

"Insan Ombudsman dilarang menerima dalam bentuk apapun, itu jelas dalam Peraturan Ombudsman Nomor 40 Tahun 2019 tentang kode etik dan kode perilaku insan Ombudsman," jelas Syam kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (30/9/2022).

Dikatakan, seharusnya Ombudsman Sulbar yang dipimpin pak Lukman menjadi contoh bagi lembaga pemerintah di daerah, tapi malah dia yang melakukan pelanggaran yang memalukan.

"Selaku pemuda yang peduli pendidikan di Sulbar khususnya di Kabupaten Mamuju, meminta secara tegas kepala Kepala ombudsman RI untuk menindaklanjuti secara cepat permasalahan tersebut," tegasnya.

Menurutnya, seharusnya Lukman Umar diberhentikan sementara sebelum keluar keputusan dari Ombudsman RI.

"Kalau kemudian ombudsman RI tidak memberikan sanksi kepada kepala perwakilan ombudsman Sulawesi Barat atas permasalahan tersebut, kami menganggap bahwa Ombudsman RI ikut menjilat ludahnya sendiri dalam hal ini mempecundangi aturan yang dibuat sendiri," katanya.

Dikatakan, jika Lukman Umar tak diberhentikan, mereka tidak percaya lagi dengan independanan Ombudsman sebagai pengawas pelayanan publik.

Sebelumnya, Ombudsman RI sudah memanggil Lukman Umar ke Jakarta untuk diperiksa atas dugaan pelanggara kode etik dan kode perilaku karena menjadi penerima beasiswa Pemkab Mamuju.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved