Festival Sandeq 2022

Festival Sandeq 2022 Sukses di IKN, Pj Gubernur Sulbar: Kita Akan Gelar Kembali di Bali

Festival Sandeq 2022 akhirnya sukses dilaksanakan oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama dengan panitia festival sandeq.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Habluddin Hambali
HUMAS PEMPROV SULBAR
Penyambutan peserta Festival Sandeq 2022 di Pantai Manggar Segar Sari, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (7/9/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Festival Sandeq 2022 akhirnya sukses dilaksanakan oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dari Tanjung Silopo Polman menuju Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur.

Seluruh rangkaian event kegiatan berjalan dengan baik mulai lomba sandeq dari Polman ke Mamuju hingga Kalimantan berjalan lancar.

Begitupula, Sulbar Expo 2022 yang digelar di Balikpapan Super Blok (BSB) dengan mengahadrikan produk lokal asal Sulbar juga sukses digelar.

Karena itu, Pj Gubernur Sulbar mengagendakan bakal menggelar event festival sandeq di tahun berikutnya di Bali.

Kata Akmal, setelah keberhasilan event festival sandeq di Kaltim ini, ia bakal menggelar lomba segitiga di Bali.

"Kita akan menggelar lomba festival sandeq lagi di Bali," kata Akmal Malik saat agenda penutupan festival sandeq, Rabu (9/9/2022) lalu.

Akmal mengaku, kegiatan festival sandeq sukses tanpa menggunakan APBD melainkan dari sponsor dan dukungan masyarakat untuk bisa mensukseskan kegiatan ini.

Menurutnya, kegiatan festival ini akan menjadi insipirasi untuk Indonesia karena pihaknya tidak pernah mengandalkan anggaran APBN apalagi APBD.

Namun, festival yang diinisasi ini merupakan bantuan dari sponsor dan masyarakat untuk mendukung suksesnya kegiatan.

"Ada yang nyumbang Rp 100 ribu ada Rp 200 ribu ada juga Rp 500 juta," ungkap Akmal.

Dirjen Otda Kemendagri itu menjelaskan, meski sandeq itu kecil dan hanya mengandalkan angin tapi memiliki nyali yang besar.

Karena itu, festival sandeq ini akan menjadi insipirasi seluruh masyarakat Indonesia karena sandeq ini tidak pernah mengadalkan dengan mesin.

Akan tetapi hanya mengandalkan, dirinya dengan pangkal dan angin dari Tuhan yang Maha Esa.

"Kita tidak perlu mengandalkan BBM, kita masih punya angin dengan itu kami bergerak. Kita tidak perlu khawtir dengan kenaikan BBM," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved