Lidi Kelapa Sawit

Chalid Optimis Sapu Lidi Kelapa Sawit Mamuju Tengah Bisa Diekspor ke India

Sapu lidi kelapa sawit di Mamuju Tengah selama ini dikumpul dan dibiarkan membusuk di sekitar pohon kelapa sawit, ternyata memiliki nilai ekonomis.

Penulis: Samsul Bachri | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Syamsul Bachri
Chalid Eka Mashaf, pengepul sapu lidi kelapa sawit di Mamuju Tengah, optimis bisa jadi peluang usaha bernilai tinggi, Kamis (11/8/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Pemanfaatan lidi kelapa sawit menjadi sapu lidi jadi peluang usaha baru di Mamuju Tengah.

Sapu lidi kelapa sawit selama ini dikumpul dan dibiarkan membusuk di sekitar pohon kelapa sawit, ternyata memiliki nilai ekonomis.

Bahkan berpeluang menjadi salah satu komoditi ekspor di Mamuju Tengah yang bernilai tinggi ke India.

Peluang ini dimanfaatkan oleh Chalid Eka Mashaf, pria 41 tahun asal Kota Pare-Pare, Sulawesi Selatan.

Melihat bahan baku melimpah, Chalid optimis, Mamuju Tengah potensi menjadi salah satu daerah pengekspor lidi kelapa sawit.

“Di sini kan salah satu daerah penghasil sawit, tentu sangat potensi,” ungkap Chalid saat ditemui di gudang penampungan lidi kelapa sawitnya, di Jalan Poros Topoyo-Palu, Desa Tobadak, Tobadak, Mamuju Tengah, Kamis (11/8/2022) jelang petang kemarin.

Untuk itu, sejak bulan Mei 2022 lalu, ia memutuskan menjadi pengepul lidi kelapa sawit.

Dengan modal pengalaman dan koneksi selama menjadi karyawan ekspedisi pengangkutan batu bara di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Serta rajin mengikuti pelatihan ekspor impor selama di Jakarta, adalah modal besar baginya untuk menjalankan usaha tersebut.

Hingga kini, ia bersama beberapa karyawannya yang tersebar di wilayah Mamuju Tengah, telah mengumpulkan lidi kelapa sawit sekitar 6 ton.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved