Berita Mamuju

Abdul Rasyid Pimpinan Ponpes Cabul Dituntut 15 Tahun, Yayasan Karampuang: Itu Sudah Maksimal

Abdul Rasyid (47) merupakan terdakwa kasus pencabulan terhadap santriwati di salah satu pondok pesantren di Mamuju yang dipimpinnya.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Abd Rahman
Terdakwa pencabulan Abdul Rasyid berjalan keluar ruang sidang 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Direktur Yayasan Karampuang, Ija Syahruni menyebut tuntuntan terdakwa pencabulan Abdul Rasyid(47) 15 tahun penjara dinilai sudah maksimal.

Abdul Rasyid (47) merupakan terdakwa kasus pencabulan terhadap santriwati di salah satu pondok pesantren di Mamuju yang dipimpinnya.

Aktivis perempuan Mamuju itu mengatakan, tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) 15 tahun penjara itu sudah menjadi hukuman berat.

Baca juga: Pimpinan Madrasah Cabul di Mamuju Berstatus ASN, Korbannya 7 Santriwati

Baca juga: Abdul Rasyid Pimpinan Ponpes Cabul Dituntut 15 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Sebut Memberatkan

"Kalau kita berkaca pada aturan hukum itu sudah maksimal," kata Ija saat dihubungi Tribun-Sulbar.com, Rabu (20/7/2022).

Selain itu kata dia, terdakwa kasus cabul Abdul Rasyid harus memberikan biaya kepada korban pencabulan.

Menurutnya, dalam Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) setiap pelaku kekerasan seksual itu wajib membiyai korban.

"Misalkan ada trauma dan ganggun psikologi maka harus dibiayai sampai pulih," bebernya.

Ija menilai, hukuman tersebut dapat memberikan efek jerah terhadap terdakwa.

Kemudian, hal ini akan berdampak baik kepada masyarakat dan para santri yang menjadi korban terhadap hukuman tersebut.

Diketahui, Abdul Rasyid (47) terdakwa kasus pencabulan santri di dalah satu pondok pesantren (Ponpes) Mamuju dituntut 15 tahun penjara.

Abdul Rasyid melakukan pencabulan kepada tujuh santriwati dan dua pegawai di pondok pesantren dipimpinnya.

Hasil tuntutan tersebut, setelah menjalani proses sidang putusan secara online pada Selasa (19/7/2022) sekitar pukul 15.00 Wita sore.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved