Timnas Indonesia

PSSI Beri Peringatan ke Jordi Amat, Yunus Nusi: Lebih Baik Tetap Berkarier di Eropa

Sekjend PSSI, Yunus Nusi sejatinya sudah memberikan peringatan kepada Jordi Amat agar tetap berkarier di Eropa.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Hasrul Rusdi
Berita Harian Malaysia
Jordi Amat diperkenalkan oleh Johor Darul Takzim sebaga pemain baru mereka pada Rabu (29/6/2022) usai mendatangani kontrak. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Federasi Sepak Bola Indonesia atau PSSI melalui Sekretaris Jendral, Yunus Nusi akhirnya angkat bicara mengenai hijrahnya Jordi Amat ke klub Malaysia, Johor Darul Ta'zim (JDT).

Yunus Nusi sejatinya menaruh harapan besar agar Jordi Amat tetap melanjutkan karier sepak bola profesionalnya di Benua Biru.

"Harapan kita Jordi tetap main di Eropa, terlepas dari ia diharapkan oleh tim yang ada di Malaysia," kata Yunus Nusi dikutip sari kanal Youtube PSSI pada Kamis (30/6/2022).

Pihak PSSI sejatinya juga telah memberikan peringatan kepada Jordi Amat untuk tetap berkarier di Benua Biru.

Jordi Amat sendiri saat ini memang berstatus tanpa klub seusai kontraknya dengan K.A.S. Eupen selesai.

Jordi Amat menatap bola selama pertandingan sepak bola liga Spanyol antara Rayo Vallecano de Madrid dan FC Barcelona di stadion Vallecas di Madrid pada 3 November 2018.
Jordi Amat menatap bola selama pertandingan sepak bola liga Spanyol antara Rayo Vallecano de Madrid dan FC Barcelona di stadion Vallecas di Madrid pada 3 November 2018. (Benjamin Cremel)

Baca juga: Gaduh Soal Calon Pemain Naturalisasi Indonesia Hijrah ke JDT, Jordi: Adaptasi Liga Asia

Baca juga: Menpora Amali Minta Timnas Indonesia Latihan di Kampus UPI Bandung, Katanya Fasilitas Lengkap

Dikutip dari Berita Harian Malaysia pada Kamis (30/6/2022), Tunku Ismail Sultan Ibrahmi selaku pemilik klub secara terbuka menyebutkan Jordi Amat akan berkostum JDT untuk mengisi slot pemain Asia Tenggara atau ASEAN.

Ia menyebut pengalaman pesepakbola berusia 30 tahun tersebut sangat berguna untuk Harimau Selatan.

Kini, JDT tinggal menunggu eks Swansea City mendapat paspor Indonesia sebelum dimainkan pada musim ini.

Sepanjang hidupnya, Jordi Amat belum pernah membela klub dari luar Eropa. Oleh karena itu, bermain di Malaysia dianggap penurunan karier mantan pilar Spanyol U-21 tersebut.

"Sebagaimana salah satu pandangan Shin Tae-yong (pelatih kepala timnas Indonesia) dan Direktur Teknik PSSI (Indra Sjafri), kamu bagus kalau ada di Eropa," jelas Yunus Nusi.

Pemain yang berusia 30 tahun tersebut sejatinya menjadi satu dari tiga pemain keturunan yang diajukan Shin Tae Yong untuk dinaturalisasi.

Adapun kedua nama lainnya yakni Sandy Walsh dan Shayne Pattynama.

Meski belum selesai proses naturalisasinya, Jordi Amat dan Sandi Walsh sempat mengikuti latihan bersama timnas Indonesia.

Kedua pemain tersebut ambil bagian dalam persiapan uji coba lawan Bangladesh.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved