Berita Mamuju

Penjelasan BMKG Terkait Potensi Tsunami di Mamuju, Jamroni: Warga Jangan Panik!

"Jadi ada sembilan rekomendasi dikeluarkan hasil seminar tersebut. Jadi masyarakat jangan panik," bebernya.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Ist/Tribun-Sulbar.com
Gempa 5,8 Terjadi di Kota Mamuju, Rabu (8/6/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Viral video di media sosial informasi terkait potensi tsunami di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Koordinator Subbidang Pengumpulan dan Penyebaran BMKG Wilayah IV Makasssr, R Jamroni mengatakan, masyarakat tidak perlu panik atas informasi tersebut.

"Tidak apa-apa, masyarakat tidak perlu panik video beredar untuk waspada saja," kata Jamroni, saat dikonfirmasi TribunSulbar.com, Sabtu (25/6/2022).

VIideo terkait tsunami di Kabupaten Mamuju diunggah pemilik akun Satry Polang.

"Sepertinya pemilik YouTube tersebut beberapa hari lalu ikut acara seminar tentang gempa bumi Mamuju. Lalu dia membuat kesimpulan seperti itu," ungkap Jamroni.

Baca juga: Terapkan Empas Zona PPDB Tahun 2022, SMAN 2 Mamuju Akan 360 Peserta Didik Baru

Baca juga: Airlangga Minta Anggota Partai Koalisi Segera Konsolidasi di Tiap Daerah

Padahal, lanjut Jamroni diakhir seminar ada rekomendasi untuk pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Mamuju.

Jamroni membeberkan saat pelaksanaan seminar banyak ahli dilibatkan sebagai narasumber.

"Jadi ada sembilan rekomendasi dikeluarkan hasil seminar tersebut. Jadi masyarakat jangan panik," bebernya.

Tujuannya, bukan untuk menakut-nakuti, tapi lebih pada peningkatan kewaspadaan.

Hal ini, demi kemajuan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Adapun, rekomendasi hasil seminar tersebut diantaranya:

1. Perkuat tata ruang berbasis risiko tsunami dengan membangun pemukiman relatif jauh dari pantai.

2. Tingkatkan pemahaman bahaya gempabumi dan latihan evakuasi mandiri.

3. Membangun bangunan tahan gempabumi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved