Gempa Bumi Mamasa

Basarnas Mamuju Siaga 24 Jam Antisipasi Gempa Susulan Pascagempa 3.5 SR

Gempa bumi berada di kedalaman 10 km, hasil analisis BMKG gempa bumi ini termasuk gempa bumi dangkal.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Pelepasan 78 personel melakukan siaga dan pemantauan di tempat-tempat tertentu di tiga Kabupaten di Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju, Jl. Poros Trans Sulawesi Barat, Lingkar Dua Bandara Tampa Padang Mamuju.(foto humas Basarnas) 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju memastikan situasi aman dan terkendali pascagempa Kamis (5/5/2022) malam.

Hal tersebut disampaikan Kepala Basarnas Mamuju Muhammad Arif Anwar, kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (6/5/2022).

"Kemarin kejadian dan sampai saat ini masih aman tidak ada dampak," ungkap Arif.

Arif mengatakan, Basaranas akan terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju untuk terus melakukan pemantuaan.

Hingga saat ini, situasi masih aman dan tidak ada terdampak pasca kejadian gempa kemarin.

Namun, masyarakat tetap dihimbau untuk tetap waspada dan jangan panik saat terjadi gempa bumi susulan.

"Kita tetap siaga 24 jam jika membutuhkan SAR, segera meluncur," pungkas Arif.

Sebelumnya, Gempa bumi tektonik kembali mengguncang Sulawesi Barat, Kamis (5/5/2022).

Gempa bumi berkekuatan 3.6 skala ricter (SR) berpusat di Kabupaten Mamasa.

Lokasi 2.63 LS, 119.16 bujur timur atau 36 km barat laut Mamasa, Sulbar.

Gempa bumi berada di kedalaman 10 km, hasil analisis BMKG gempa bumi ini termasuk gempa bumi dangkal.

Titiknya berada di darat.(*)


Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved