Wagub & Sekprov Beda Pendapat Soal Penggunaan Randis Mudik, Begini Kata Pengamat Pemerintahan

Kata Ahmad, secara fungsi randis memang diberikan kepada pejabat untuk keperluan dinas.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
Ist/Tribun-Sulbar.com
Pengamat Politik Sulbar, Ahmad Amiruddin. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Wakil Gubernur Sulawesi Barat beda pendapat dengan Sekertaris Provinsi terkait penggunaan kendaraan dinas (randis) untuk mudik lebaran 1443 Hijrian tahun 2022 masehi.

Wakil Gubernur Hj Enny Anggraeni Anwar membolehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) mudik menggunakan randis.

Menurut Enny boleh saja menggunakan randis untuk mundik yang penting hanya sampai di kampung halama.

"Boleh-boleh saja dipakai untuk pulang kampung yang penting bukan untuk pamer-pamer dan hura-hura," ujar Enny.

Sementara itu, Sekprov Sulbar, Muhammad Idris, melarang dengan tegas.

Bahkan Idris mengingatkan sanski bagi ASN yang mudik menggunakan randis.

"Pejabat harus menjadi contoh dan tidak melanggar aturan," pungkas Idris.

Hal tersebut mendapat komentar dari Pengamat Pemerintah dan Politik Universitas Sulawesi Barat, Ahmad Amiruddin.

Kata Ahmad, secara fungsi randis memang diberikan kepada pejabat untuk keperluan dinas.

"Jadi jika ada kegiatan sifatnya di luar dinas tentu saja ini randis tidak sesuai dengan peruntukannya," kata Ahmad, kepada Tribun-Sulbar.com, Selasa (19/4/2022).

Apalagi, lanjutnya, baru-baru ini memang Menteri PANRB Thahyo Kumolo menandatangani Surat Edaran 13 April 2022.

Tentang larangan mudik lebaran menggunakan kendaraan dinas.

"Jika ini dilakukan tentu saja akan berkaitan dengan disiplin ASN terkait sanksi disiplin. Saya kira memang pelanggaran akan ditindak jika ada pelanggaran serius," ungkap Ahmad.

Akan tetapi, menurutnya memang jika dilihat sifatnya himbauan maka memang selama ini banyak yang menggunakannya.

Selain itu, tidak ada pelanggaran yang berarti sehingga secara tidak langsung memang aturan ini sering ditafsirkan berbeda.

"Saya kira pejabat hanya perlu kepekaan saja untuk mengikuti himbauan ini dan memahami bahwa randis memang diperuntukkan dalam rangka urusan kedinasan," tandasnya.(*)

Laporan wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved