Mudik Lebaran 2022

Antisipasi Longsor di Jalur Mudik, PUPR Sulbar Siagakan Lima Alat Berat

Dikatakan, alat sebagian dibawa ke daerah Kabupaten Majene. Sebagian disimpan di daerah Kabupaten Mamuju.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
Suryanto/Polisi
Kondisi jalan di Onang, Kecamatan Sendana, Majene, Sulbar saat hujan deras turun. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Dinas PUPR Sulbar menyiapkan alat berat persiapan antisipasi terjadinya longsor di jalur mudik lebaran Idulfitri 1443 Hijriah.

Kepala Dinas PUPR Sulbar, Muhammad Aksan, mengatakan pihaknya menyediakan lima alat berat di jalur mudik rawan longsor.

"Ada lima alat berat kita siagakan di jalur mudik rawan longsor, dapat digunakan setiap saat," kata Aksan kepada Tribun-Sulbar.com, Selasa (19//4/2022).

Dikatakan, alat sebagian dibawa ke daerah Kabupaten Majene.

Sebagian disimpan di daerah Kabupaten Mamuju.

"Kita juga koordinasi ke Balai juga menyiapkan alat berat. Sehingga saat ada kejadian bisa langsung di atasi," bebernya.

Aksan berharap arus mudik lebaran tahun ini berjalan lancar tanpa ada kendala.

Sebelumnya, Balai Jalan Nasional Wilayah Sulawesi Barat sudah menghentikan pekerjaan jalan Trans Sulawesi.

Pemberhentian pekerjaan tersebut sejak tanggal 31 Maret 2022 lalu.

Hal tersebut, disampaikan Pelaksana Teknis Balai Jalan Nasional Wilayah Sulbar, Fandi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (8/4/2022).

"Sudah selesai sejak tanggal 31 Maret 2022 lalu. Jadi sudah tidak ada lagi pekerjaan di sana," kata Fandi.

Namun, meskipun pekerjaan sudah selesai sesuai kontrak kerja.

Pihaknya, masih menyiapkan alat berat standby di jalur Trans Sulawesi sesuai instruksi Kementerian PUPR.

"Masih ada alat, mengantisipasi terjadinya longsoran, karena sudah tidak ada lagi pekerjaan," ungkap Fandi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved