Operasi Antik Marano 2022, Polres Majene Ungkap 2 Kasus Narkotika, Tangkap 6 Tersangka

Berdasarkan pengembangan dari MA ini, dengan peran keduanya patungan untuk membeli sabu dari AR.

Penulis: Masdin | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Masdin
Suasana pres release Operasi kepolisian dengan sandi antik Marano Polres Majene, Rabu (6/4/2022). 

TRIBUN-SULBR.COM, MAJENE - Operasi kepolisian dengan sandi Antik Marano Polres Majene digelar secara tertutup selama 14 hari terhitung dari tanggal 18-31 Maret 2022.

Hasil dari operasi ini terungkap penyalahgunaan obat terlarang dan narkotika jenis sabu-sabu.

Kapolres Majene, AKBP Febryanto Siagian dalam keterangan pers mengatakan dari operasi ini diamankan 6 terduga tersangka.

"Kita berhasil mengungkap dua jenis tindak pidana yaitu penyalahgunaan narkotika dan penyalahgunaan obatan," ujarnya, Rabu (6/4/2022).

Lebih lanjut dari enam orang diamankan ini, tiga diantaranya adalah tindak pidana jenis sabu.

Berdasarkan laporan Polisi Lp/A/19/III/2022/Sul-bar/Res Mjn/SPKT, tanggal 19 Maret 2022.

Identitas tersangka MA (29) barang bukti yang diamankan HP, 1 kaca pirex berisi sisa sabu seberat 0,0021 gram.

Bersama alat pendukungnya seperti botol alat hisap dan sebagainya.

Selanjutnya AS (59) diamankan di kediamannya di Kelurahan Lembang, Majene.

Berdasarkan pengembangan dari MA ini, dengan peran keduanya patungan untuk membeli sabu dari AR.

AR (32) sendiri merupakan warga Kelurahan Pekkabata Kecamatan Polewali Kabupaten Polman, ia dijerat dengan pasal 114 ayat (1) undang-undang No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Sedangkan kasus lainnya yakni penyalahgunaan obat pil bojek ini berdasarkan laporan Polisi Lp/A/33/III/2022/Sul-bar/Res-Majene/SPKT, tanggal 29 Maret 2022.

Berawal dari penangkapan AN (20) di Kecamatan Pamboang dimana disisat barang bukti 184 butir obat berlogo Y yang ia dapatkan dari DE (18) yang berhasil diamankan di daerah tinambung dan mengaku barang yang ia dapatkan dari AM (25).

Atas kejahatan yang dilakukan berdasarkan pasal 197 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan Jo Pasal 55 KHUP diancam dengan kurungan paling lama 15 tahun.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved