CPNS Pemprov Sulbar

227 CPNS Pemprov Sulbar Ikuti Latihan Dasar 74 Hari

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan selama pelatihan peserta diharap fokus mengikuti setiap materi diberikan.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar/Habluddin
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengalungkan kartu peserta sebagai simbol dibukanya latsar CPNS 2022 di Gedung PKK Sulbar di Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar.(Hablu) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU-227 CPNS tahun 2022 akan mengikuti latihan dasar (Latsar) di balai diklat sementara di Kecamatan Kalukku, Mamuju.

Pembukaan latsar oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, berlangsung di Gedung PKK Sulbar Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Rabu (6/4/2022).

Para peserta akan mengikuti masa percobaan selama satu tahun lamanya.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan selama pelatihan peserta diharap fokus mengikuti setiap materi diberikan.

"Apalagi komitmen menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus memiliki jiwa disiplin tinggi menjalankan tugasnya," kata ABM sapaannya saat sambutan, Rabu (6/4/2022).

Sementara, Sekprov Muhammad Idris menekankan kepada seluruh peserta untuk tidak main-main mengikuti latihan dasar.

Mengingat, ini kesempatan terakhir dimiliki peserta mengikuti pelatihan.

"Tidak ada lagi pelatihan tambahan. Jadi harus serius terutama menjalankan semua materi diterima," ungkap Idris.

Senada, Kepala BPSDM Sulbar, Yakub F Solon menyampaikan peserta tidak boleh meninggalkan pelatihan.

Apalagi, tidak hadir selama tiga hari.

"Semua peserta harus ikut pelatihan sampai tuntas. Karena ini hanya satu kali kesempatan bagi CPNS 2022," ucapnya.

Dia juga membeberkan pelaksanaan latsar dilakukan selama 74 hari lamanya dimulai hari ini Rabu (6/4/2022).

Selain itu, berbagai pemateri akan hadir mengisi pelatihan memberikan bekal kepada CPNS 2022.

"Sehingga setelah ikut Latsar CPNS ini bisa menjalankan tugasnya masing-masing di instansi ditempatnya bekerja," tandasnya.

Dirinya menegaskan agar peserta tidak main-main mengikuti latsar.

Karena berdampak buruk bagi peserta dan bisa tidak diberikan sertifikat.

"Kalau tidak dapat sertifikat maka, CPNS ini tinggal menunggu waktu pemberhentiannya sebagai CPNS dan ini pernah terjadi bagi satu peserta sebelumnya," tandasnya.(*)

Laporan wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved