Solar Langka

Solar Langka, Nelayan Majene Tak Melaut: Tidak Ada Penghasilan Lagi

Kesulitan Baharuddin mendapatkan solar tidak hanya dialami dirinya tapi juga nelayan lain.

Penulis: Masdin | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Masdin
Baharuddin Yusuf nelayan asal Lingkungan Pangali-ali, Kecamatan Banggae, saat ditemui di sekitar dermaga Majene, Selasa (15/3/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Kelangkaan solar ikut berdampak pada nelayan di Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Seperti nelayan asal Lingkungan Pangali-ali, Kecamatan Banggae, Baharuddin Yusuf mengaku sudah tiga hari tidak melaut karena kehabisan bahan bakar.

"Sudah tiga harimi, solar susah didapat karena di SPBU biasa habis," ujar Baharuddin, Selasa (15/3/2022).

Menurut Baharuddin, bukan cuman dirinya namun juga dialamai nelayan lain.

Mengingat tiap melaut bisa menghabiskan 30 hingga 60 liter perhari.

Baharuddin pun bingung atas kondisi tersebut, apalagi nelayan merupakan sumber penghasilannya.

"Tidak ada pekerjaan lain, kalo tidak melaut ya tidak ada penghasilan lagi," ujarnya saat ditemui di sekitar dermaga pelabuhan lama Majene.

Atas kondisi ini, ia berharap pemerintah segera mengambil langkah atas kelangkaan solar.

"Semoga solar kembali tersedia, sehingga bisa kembali melaut," tutupnya.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved