Pembelajaran Tatap Muka

Mulai Hari Ini, Pemerintah Terapkan Kebijakan PTM Terbatas 50 Persen di Wilayah PPKM Level 2

Pemerintah setuju untuk menerapkan kebijakan PTM terbatas kuota 50 persen untuk wilayah yang menerapkan kebijakan PPKM level 2, berlaku hari ini.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Pembelajaran tatap muka terbatas di SD Inpres Rimuku, Mamuju masih terapkan prokes ketat, Senin (12/1/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM - Pemerintah melakukan evaluasi terkait dengan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di wilayah yang menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.

Melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaaan, Riset dan Teknologi (kemendikbud Ristek) menyampaikan mulai hari ini, Kamis (3/2/2022) PTM terbatasa di wilayah yang menerapkan PPKM level 2 dapat dilaksanakan dengan kapasitas 50 persen.

"Mulai hari ini, daerah-daerah dengan PPKM Level 2 disetujui untuk diberikan diskresi untuk dapat menyesuaikan PTM dengan kapasitas siswa 100 persen menjadi kapasitas siswa 50 persen," ucap Suharti, Sekjen Kemendikbud Ristek.

Kebijakan ini diambil dengan melihat pertimbangan jika saat ini terjadi lonjakan kasus Covid 19 di beberapa daerah.

Suharti juga menekankan apabila ada sekolah di wilayah yang menerapkan PPKM level 2 merasa siap siap untuk melakukan PTM terbatas dengan kapasitas 100 persen, masih diperbolehkan.

Tim Satgas Covid 19 Wonomulyo melakukan pengecekan sekolah di Wonomulyo
Tim Satgas Covid 19 Wonomulyo melakukan pengecekan sekolah di Wonomulyo (Tribun Timur / Hasan Basri)

Baca juga: Siswa SD Inpres Rimuka Mamuju Simulasi Protokol Kesehatan Covid-19 Sebelum PTM

Baca juga: Kadis Pendidikan Sulbar Sebut PTM Berjalan Lancar dan 90 Persen Guru Sudah Vaksin

Pelaksanaan PTM terbatas 100 persen tetap harus merujuk pada KSB Empat Menteri Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 yang telah ditetapkan pada 21 Desember 2021 dan memastikan tingkat penyebaran Covid 19 di wilayah tersebut terkendali.

"Sekolah-sekolah pada daerah tersebut tetap dapat melaksanakan PTM terbatas dengan kapasitas siswa 100 persen," jelasnya.

Pihak Kemendikbud Ristek juga telah menyiapkan surat edaran menyoal penyesuaian PTM terbatas. Sehingga dapat diterapkan di sekolah-sekolah mulai hari ini.

Tak hanya itu, penyesuaian lain yang juga disiapkan adalah keputusan orang tua juga turut menentukan pelaksanaan PTM terbatas.

"Orang tua boleh menentukan anaknya mengikuti PTM terbatas atau mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ)," bebernya.

Kemendikbud Ristek berupaya mendukung segala inisiatif pemerintah daerah dalam upaya menurunkan penyebaran kasus Covid 19.

Suharti juga mengingatkan akan pentingnya pelaksanaan PTM dan pendekatan non diskriminatif dalam hal mengantisipasi penyebaran laju Covid 19.

"Jika sektor lainnya bisa dibuka pemerintah daerah secara maksimal, maka kami harapkan PTM Terbatas dapat juga di perlakukan sama, karena pendidikan memiliki tingkat urgensi yang sama pentingnya," tuturnya.

(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved