Breaking News:

Harga Cabai di Mamuju Perlahan-lahan Turun, Cabai Rawit Rp 70 Ribu per Kilogram

"Semoga harga-harga bisa kembali normal, terutama harga minyak goreng ini yang tidak turun-turun," ujarnya.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Lapak Rahma di Pasar Tasiu Kalukku, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (3/1/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Harga cabai di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mulai turun di awal tahun 2022.

Pantuan Tribun-Sulbar.com di Pasar Baru Mamuju, Jl Abdul Syakur, Kelurahan Karema, Senin (10/1/2022) harga cabai rawit turun diharga Rp 70 ribu per kilogram.

Dari harga sebelumnya Rp 100 ribu per kilogram.

Sementara untuk harga cabai keriting juga ikut turun diharga Rp 40 ribu per kilogram.

Sebelumnya berada diharga Rp 55 ribu per kilogram.

Baca juga: Emak-emak di Mamuju Menjerit, Harga Minyak Goreng di Pasar Belum Juga Turun

Baca juga: Pendaftaran Siswa Baru MAN IC, MAK & MAKN Dibuka Mulai Hari Ini Senin 10 Januari 2022

Cabai Rawit di Pasar Baru Mamuju Jl Abdul Syakur Mamuju.
Cabai Rawit di Pasar Baru Mamuju Jl Abdul Syakur Mamuju. (Tribun Sulbar / Abd Rahman)

Sedangkan untuk harga cabai merah besar turun dari harga Rp 45 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang Pasar Baru Mamuju, Edo mengatakan, harga bahan pokok cabai perlahan-lahan turun.

"Harga cabai perlahan-perlahan mulai turun. Namun terkadang biasa juga langsung naik," pungkasnya.

Menurutnya, harga cabai sempat melambung tinggi saat menjelang Natal dan tahun baru 2021 lalu.

Namun, beberapa hari terakhir mulai mengalami penurunan harga secara perlahan.

"Semoga harga-harga bisa kembali normal, terutama harga minyak goreng ini yang tidak turun-turun," ujarnya.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved