Breaking News:

Penolakan TPA Balanipa

Warga Balanipa: Kita Kaget Kenapa Sampah Dibawa ke Sini?

Mereka berorasi di jalan bersama dengan para anak muda menyuarakan tuntuntan agar pembangunan TPA dibatalkan.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Hasan Basri
foto puluhan warga turun ke jalan berunjuk rasa menolak pembangunan TPA Balanipa. 

TRIBUN-SULBAR. COM, POLMAN - Aksi penolakan pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, tidak hanya datang dari pemuda.

Sejumlah ibu-ibu rumah tangga ikut turun ke jalan menyampaikan aspirasinya menolak pemindahan TPA di kampung mereka.

Mereka berorasi di jalan bersama dengan para anak muda menyuarakan tuntuntan agar pembangunan TPA dibatalkan.

"Kita kaget, kenapa sampah dibawa ke sini, "kata Ibu Jasnur kepada tribun di lokasi aksi unjuk rasa, Minggu (9/1/2022).

Ibu Jasnur bersama ibu-ibu lainnya mengaku kecewa terhadap Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar tidak mensosialisasikan sebelum mengambil keputusan.

Warga khawatir dampak negatif yang ditimbulkan dari penetapan TPA di kampung mereka.

"Tidak pemberitahuan, baik Pak dusun, lurah maupun pak desa. Tidak ada sama sekali pemberitahuan, " ucapnya.

"Seharusnya disampaikan dulu sama masyarakat, apakah setuju atau tidak, " tegasnya.

Ibu Jasnur berharap pemerintah membatalkan niatnya membangun TPA di Balanipa.

Dari pantauan tribun, tidak hanya berorasi, warga dan pemuda Balanipa juga memalang jalur masuk ke lokasi pembangunan TPA. (San)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved